Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Shobih Asrori Buka Uji Kompetensi 400 Juru Sembelih Hewan di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
06 Agustus 2025 (13:30)
Pemerintahan
396x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan menggelar Uji Kompetensi bagi Juru Sembelih Halal (Juleha) di 24 kecamatan. 

Uji Kompetensi tersebut dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Wonorejo, Rabu (6/8/2025) dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah menjelaskan uji kompetensi Juleha diikuti oleh 400 orang yang terdiri dari para takmir masjid dan musholla hingga pedagang ayam, kambing dan sapi.

Hanya saja, untuk uji kompetensi kali ini lebih difokuskan pada juleha ayam. Sebab hingga saat ini, banyak terjadi kekeliruan, bahkan kesalahan saat menyembelih unggas, khususnya ayam sehingga terkesan mengabaikan kesejahteraan hewan. 

"Padahal kesejahteraan hewan saat proses penyembelihan itu sangat penting. Contohnya saat menyembelih ayam, kami pernah menemui di salah satu rumah makan, ternyata ayamnya gak terpotong sempurna, harusnya jalan nafas, saraf dan jalan makan terpotong," ungkapnya.

Selain masih adanya penyembelih yang kurang memperhatikan kesejahteraan hewan, uji kompetensi dianggap penting agar selama penyembelihan berlangsung, seluruhnya telah sesuai dengan syariat Islam. 

Arifin selaku Direktur Utama PT. Lembaga Sertifikasi Profesi Halal Indonesia menjelaskan setiap juleha harus memenuhi 10 unit kompetensi. Intinya bukan hanya menguasai ketrampilan menyembelih saja, akan tetapi higienitas dan sanitasi juga tak boleh dikesampingkan.

"Ada 4 elemen penting yang menentukan layak tidaknya seseorang dijadikan juru sembelih.  Mulai dari ketrampilan, higienitas, kesejahteraan hewan dan syariat islam," ucapnya. 

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori berharap seluruh juru sembelih dapat mengikuti uji kompetensi sampai lulus dan mendapatkan sertifikat dari BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Endingnya, ada jaminan daging yang disembelih hingga sampai di masyarakat betul-betul halal, dan Indonesia mendapatkan banyak kepercayaan untuk mengekspor daging halal ke luar negeri.

"Karena sementara ini, daging halal dari negara yang dikirim ke negara lain masih kita kalah sama dengan negara-negara lain. Dari contoh inilah, semuanya dimulai dari bawah, yakni dari juru sembelih di daerah," harapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Malam Tahun Baruan, Mas Rusdi Sidak Pasar Bangil

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dibuat geram dengan para pedagang yang masih saja...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Bagi-Bagi Bingkisan untuk Relawan Penjaga Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuru...

Article Image
Kawasan "Kumuh" di Kelurahan Bendomungal Bangil, Kini Cantik

Bangil, sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan terus dipercantik di setiap sudut kot...

Article Image
Buka Sosialisasi Wajar Dikdas 13 Tahun. Merita Rusdi Dorong Anak Pra-Sekolah Siap Masuk SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi wajib b...

Article Image
1 Januari 2026, 35 PNS Pemkab Pasuruan Masuki Purna Tugas

Awal tahun 2026 mendatang, sebanyak 35 pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan...