Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Warga Terdampak Banjir Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Pasang Sandbag Untuk Tanggul Jebol

Gambar berita
11 Maret 2024 (09:31)
Lingkungan
7129x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pasca banjir yang melanda beberapa desa di wilayah Kecamatan Grati dan Winongan sudah surut, warga kini harus bekerja keras untuk membersihkan sisa material banjir. Utamanya endapan lumpur yang terbawa sampai masuk ke rumah mereka.

Seperti yang terlihat di RT.03 RW.03 Dusun Menyarik Krajan, Desa Menyarik, Kecamatan Winongan. Warga bergotong royong membersihkan rumah mereka dari sisa banjir, berharap hujan tak lagi datang.

Imam Suyuti (27), warga sekitar berdoa banjir tak lagi melanda desa mereka. Sebab mereka ingin menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa memikirkan ancaman banjir yang sewaktu-waktu bisa datang kembali ketika hujan deras.

"Semoga banjir ini segera reda dan selesai. Karena besok sudah puasa, kami ingin menyambut Ramadhan dengan suka cita tanpa mikir banjir lagi," ungkapnya.

Tak hanya membersihkan rumah mereka, warga juga bahu membahu memasang sandbag di sepanjang bantaran sungai, dekat tempat tinggal mereka. Sebab tanggul yang lokasinya tak jauh dari pemukiman, jebol.

"Supaya air tidak masuk ke rumah-rumah, maka kami pun bahu membahu membuat sandbag dan kami pasang di pinggiran tanggul yang jebol," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, kerja bakti ini diinisiasi sebagai respons cepat terhadap dampak banjir yang mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur dan rumah-rumah warga.

Dalam kegiatan ini, Pemerintah tetap hadir untuk membantu warga membersihkan desa dari sisa-sisa banjir. Dan yang terpenting adalah membangun kembali semangat dan solidaritas di antara warga terdampak.

"Selain mengirimkan bantuan kedaruratan, kami juga menyiapkan peralatan untuk warga bisa membersihkan lumpur. Termasuk sorokan, alat berat dan lainnya," terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...