Untuk mewujudkan Pasuruan sebagai Kabupaten ODF (Open Defecation Free) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan, Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan menjalin kemitraan dengan beberapa stakeholders. Diantaranya bersinergi dengan PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) dan Water.org., organisasi non-Pemerintah berbasis di Amerika Serikat yang bekerja untuk meningkatkan akses air, sanitasi dan kebersihan.
Seperti halnya yang dilaksanakan hari ini ini, Selasa (9/7/2024) di Taman Chandra Wilwatikta, Desa Sumber Gedang, Kecamatan Pandaan. Dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Ani Latifah, acara dikemas dalam format Kampanye Edukasi Kesehatan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan Sanitasi. Adapun peserta yang dihadirkan adalah para nasabah PNM.
"Atas nama Pemerintah Daerah, saya mengapresiasi peran dan kontribusi PNM dan Water.org sebagai lembaga yang memiliki perhatian terhadap kualitas sarana sanitasi yang aman. Sosialisasi tentang PHBS yang kita ikuti hari ini, bagaimana mempersiapkan diri sebagai Kabupaten ODF. Karena persoalan-persoalan kesehatan itu kuncinya pada akses air bersih," tandasnya bersemangat.
Masih dalam sambutannya, pria berkacamata yang merupakan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur tersebut menitipkan beberapa pesan pentingnya kepada seluruh peserta. Dapat mengaplikasikan materi edukasi terkait PHBS dan sanitasi dalam lingkungan tempat tinggalnya masing-masing adalah tujuannya.
"Saya berharap, para peserta yang hadir pada kegiatan hari ini dapat memahami dan mengimplementasikan apa diperoleh dari kegiatan ini di rumahnya masing-masing. Sehingga kualitas kesehatan para nasabah PNM Mekaar dan keluarga semakin terjaga. Pada akhirnya akan terus produktif sebagai pelaku usaha," urainya di hadapan sekitar 250 nasabah NPM.
Diketahui, Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu wilayah yang tahun ini sedang mempersiapkan diri untuk menjadi salah satu Kabupaten ODF. Banyak program yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan, khususnya melalui Dinas Kesehatan.
Meski demikian, upaya-upaya tersebut perlu banyak dukungan juga dari para pemangku kepentingan pembangunan agar dapat tercapai. Seperti halnya kegiatan pagi hari ini, upaya edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya sarana sanitasi yang aman.
Hal itulah yang kemudian melatarbelakangi dilaksanakannya agenda kampanye kesehatan bertema PHBS Dengan Penggunaan Sarana Sanitasi Yang Aman Untuk Mendukung Percepatan ODF. Tujuannya tidak lain untuk meningkatkan pemahaman pentingnya PHBS dan memiliki akses air bersih dan sanitasi yang layak dan aman bagi masyarakat. Dengan demikian akan mempercepat ODF Kabupaten Pasuruan. (Eka Maria)
Komentar