Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Berkembang dan Berhasil, Mas Bupati Rusdi Minta Pengurus Profesional dan Akuntabel

Gambar berita
22 Juli 2025 (22:18)
Pemerintahan
798x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat berkembang dan maju, baik Ketua, Anggota maupun struktur kepengurusan inti lainnya harus benar-benar profesional dan akuntabel. Penegasan itu disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo sesaat sebelum Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto meresmikan secara serentak 80 ribu kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menurut Mas Bupati Rusdi, sapaan akrab Kepala Daerah, dalam pelaksanaannya di lapangan, Ketua Koperasi sudah sepatutnya memiliki rencana bisnis yang matang. Berikut, sistem manajerial yang mumpuni sebagai modal utama pengelolaannya. Sehingga diharapkan dapat berkembang menjadi badan usaha dan gerakan ekonomi rakyat yang berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat desa.        

“Pesan saya, Koperasi Merah Putih harus punya bussines plan-nya. Jadi Panjenengan harus punya rencana bisnis, mau dibuat apa. Untuk anggarannya seperti apa. Jadi semua harus ada kalkulasinya. Nah ini yang Panjenengan harus benar-benar teliti, terutama para Ketua Koperasi. Jangan mutlak nurut ke Kepala Desa-nya saja. Karena yang bertanggung jawab itu Ketua Koperasi dan Anggotanya,” ucapnya.

Di sisi lain, Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga harus berkompeten dan paham aturan kelembagaan. Tentunya, didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas sebagai ekosistem dalam menjalankan program-programnya.

“Jadi, Ketua Koperasi Merah Putih itu harus benar-benar orang yang mengerti aturan dan bisa administrasi, dibantu orang-orang yang kompeten. Nanti Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah terus kita dorong untuk melakukan sosialisasi atau pendalaman-pendalaman tugas biar Panjenengan bisa tahu apa yang harus dilakukan pada waktu menjadi Pengurus Koperasi Merah Putih di desa masing-masing,” tandasnya.  

Lebih lanjut, Kepala Daerah menambahkan, kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo tidak lain untuk mewujudkan kemandirian masyarakat. Targetnya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Oleh karenanya harus dilakukan secara bersama-sama.

“Ketua Koperasi Desa harus bisa menjalankan tugasnya secara akuntabel. Dan ini menjadi tugas kita bersama. Koperasi di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo menjadi salah satu pendahulu Koperasi Desa Merah Putih. Jadi teman-teman Koperasi Desa Merah Putih dari desa-desa lainnya bisa sharing pendapat dengan yang sudah jalan. Ada juga Koperasi Desa Ampel Sari dan Koperasi Kelurahan Kejayan,” ungkapnya.

Sebaliknya, Mas Bupati Rusdi berpesan kepada Kepala Desa agar memberikan sokongannya kepada pengurus Koperasi. Menjadikan masyarakat lebih sejahtera adalah muaranya.

“Masyarakat yang kurang mampu bisa kita bantu melalui program-program Pemerintah. Baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, bahkan Pemerintah Desa itu sendiri. Yang perlu kita ingat, tujuan menjadi Perangkat Desa, Kepala Desa atau bahkan Bupati, semuanya adalah untuk pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.

Diketahui, pada hari Senin (21/7/2025), Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto secara serentak meluncurkan 80 ribu kelembagaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia. Tidak terkecuali di Kabupaten Pasuruan, Koperasi Desa Merah Putih di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo yang dipilih menjadi Lokasi Titik Mockup untuk mengikuti peluncuran secara hybrid. Menandai mulai beroperasinya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara resmi.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyebutkan, keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu menguatkan perekonomian masyarakat desa. Agar pengelolaannya lebih optimal, baik Ketua maupun Pengurusnya harus menerapkan konsep gotong-royong. Seperti yang diutarakan dalam pernyataannya berikut ini.

“Jadi dari sebelumnya lemah kalau bersatu akhirnya menjadi kekuatan. Dari ekonomi lemah menjadi kekuatan ekonomi yang kuat. Ini adalah konsep koperasi yang memegang prinsip gotong royong,” tuturnya.

Hadir dalam kegiatan, Sekretaris Daerah (Sekda) Yudha Triwidya Sasongko dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Tri Agus Budiharto. Turut mengikuti, Kepala Desa Wonokerto, Sugiono dan Kepala Perangkat Daerah terkait lainnya. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...

Article Image
Ajak Lansia Berdaya. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Panen Sayur dan Ikan di RSUD Grati

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan bersama RSUD Grati punya cara tak biasa dal...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Generasi Muda Jadikan Jamu Sebagai Gaya Hidup Sehat

Tim Penggerak PKK bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan punya cara untuk me...