Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Pasuruan Hadiri Rakornas Kementan, Antisipasi Kemarau Jadi Fokus Utama

Gambar berita
21 April 2026 (07:30)
Ekonomi
281x Dilihat
0 Komentar
Iguh Pambudi

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memimpin langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Antisipasi Musim Kemarau Tahun 2026 yang digelar di Gedung F, Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, pada Senin (20/4/2026). Rapat strategis ini dihadiri oleh jajaran kepala daerah seluruh Indonesia termasuk Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo guna membahas langkah mitigasi menghadapi fenomena iklim ekstrem yang mengancam ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Mentan Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah menetapkan target produksi beras minimal 35,69 juta ton pada tahun 2026. Angka ini merupakan peningkatan sebesar 1 juta ton dari capaian tahun sebelumnya, yang ditujukan untuk memperkuat stok pangan nasional dan pemenuhan kebutuhan ekspor.

"Kita harus bergerak cepat. Data BMKG memprediksi 64,5% wilayah Indonesia akan mengalami curah hujan di bawah normal dan 57,2% wilayah akan menghadapi musim kemarau yang lebih panjang. Kolaborasi dan penguatan infrastruktur air adalah kunci untuk mencegah gagal panen," ujar Mentan Amran dalam rapat tersebut.

Berdasarkan laporan dari Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (LIP), pemerintah telah menyiapkan dua jalur utama dalam mengantisipasi dampak kemarau panjang diantaranya penguatan infrastruktur irigasi dengan melakukan inventarisasi data melalui aplikasi SIPURI, rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT), serta pembangunan bangunan konservasi air seperti embung dan dam parit di lokasi-lokasi strategis.

Langkah selanjutnya adalah terkait manajemen budidaya tanaman dengan penerapan jadwal tanam secara presisi di Daerah Irigasi/Rawa, sosialisasi penentuan pola tanam kepada kelompok tani, serta optimalisasi sistem informasi seperti Simotandi, Siscrop, dan KATAM.

Pemerintah juga mengalokasikan anggaran yang signifikan untuk intervensi sarana irigasi di berbagai wilayah kunci produksi pangan, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, hingga Papua Selatan. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga di tengah kondisi cuaca yang lebih kering dari biasanya.

Rakornas ini menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Pertanian, Kementerian PU, pemerintah daerah, dan para petani (P3A) untuk mengawal distribusi air irigasi secara efektif demi tercapainya swasembada pangan berkelanjutan tahun 2026. (iguh)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...

Article Image
Ajak Lansia Berdaya. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Panen Sayur dan Ikan di RSUD Grati

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan bersama RSUD Grati punya cara tak biasa dal...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Generasi Muda Jadikan Jamu Sebagai Gaya Hidup Sehat

Tim Penggerak PKK bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan punya cara untuk me...

Article Image
Ribuan Jamaah Haji Kabupaten Pasuruan Tiba di Tanah Air. Wabup Gus Shobih : Selamat Berkumpul Kembali dengan Keluarga

Usai menyelesaikan seluruh rukun islam kelima di Tanah Suci Makkah, ribuan jamaa...

Article Image
Dandim Boga Bramiko Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

Memperingati Hari Lahir Pancasila tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan meng...