Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Lolit Sapi di Grati Berhasil Kembangkan Ratusan Ekor Sapi Setiap Tahunnya

Gambar berita
10 Maret 2022 (12:32)
Ekonomi
9743x Dilihat
0 Komentar
admin

Loka Penelitian (Lolit) Sapi Potong di Grati sukses mengembangkan sapi peranakan ongol (PO) atau Pogasi, sapi bali dan madura hingga belgian blue.

Di setiap tahunnya, penambahan populasi dari ketiga bangsa sapi tersebut mencapai 100-150 ekor anakan alias pedet.

Kepala Lolit Sapi Potong, Dicky M.Dikman mengatakan, sampai kini jumlah sapi yang dikembangbiakkan mencapai hampir 1000 ekor, mulai dari pedet, remaja sampai sapi dewasa.  Terperinci, untuk sapi PO dari total 379 ekor, sebanyak 200 ekor sapi jantan (pedet hingga dewasa) dan betina sebanyak 179 ekor. Kemudian 202 sapi bali dan 296 ekor sapi madura. Belum lagi sapi-sapi hasil IB (inseminasi buatan)  dan TE (transfer embrio).

Untuk mengembang biakkan sapi mulai dari anakan sampai dewasa , manajemen pakan dan kandang adalah dua hal yang harus dilakukan dengan baik dan benar.

"Pakan dan kandang jadi dua hal yang sangat penting. Kalau pakannya bagus dan benar, maka pertumbuhan sapi nya pasti cepat. Begitu juga dengan kandang kalau nyaman dan ideal, sapi-sapi nya juga krasan dan tidak mudah stress," kata Dikman saat ditemui di kantornya, Kamis (10/03/2022) siang.

Dalam hal pakan, Lolit Sapi menggunakan konsentrat dan hijauan dengan tambahan pakan lainnya yang menunjang program penggemukan sapi-sapi itu sendiri. Per sapi kata Dikman, rata-rata diberi pakan 4 kilogram dalam satu hari.

"Rarat-rata per sapi menghabiskan sampai 4 kilogram. Tapi kalau untuk anakan ya nggak sampai 4 kilo. Pemberian pakan sesuai status fisiologisnya. Contohnya untuk sapi muda dan dewasa yang sudah bisa mencerna serat tinggi kita berikan jerami padi. Kalau untuk sapi menyusui dan sapi yang umurnya setahun, jerami kita berikan tapi terbatas, bahkan tak ada jerami untuk sapi yang menyusui," terangnya.

Sedangkan dalam hal manajemen kandang, Lolit sapi menyediakan banyak kandang untuk sapi anakan maupun dewasa yang terbagi dalam kandang individu dan kelompok. Ditegaskan Dikman, untuk kandang individu disediakan untuk sapi-sapi pejantan dewasa maupun sapi betina yang bunting maupun persiapan kelahiran dan laktasi.

Dan untuk kandang kelompok diperuntukkan bagi sapi-sapi yang akan dikawinkan secara alami. Dimana dalam satu kandang, ada sapi pejantan dewasa dengan dicampur 20-30 sapi betina dewasa. Ada pula kandang karantina khusus sapi-sapi yang sakit atau dalam perawatan.

"Semua sapi-sapi kita kawinkan mayoritas kawin alam, sesuai bangsa, tidak ada program khusus silangan dan kita pemurnian dengan menjaga tidak sampai inbreeding, seperti kerdil, cacat dll," urainya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...

Article Image
Ajak Lansia Berdaya. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Panen Sayur dan Ikan di RSUD Grati

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan bersama RSUD Grati punya cara tak biasa dal...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Generasi Muda Jadikan Jamu Sebagai Gaya Hidup Sehat

Tim Penggerak PKK bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan punya cara untuk me...