Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

10 Pasar Daerah di Kabupaten Pasuruan Siap Direvitalisasi

Gambar berita
13 April 2018 (16:51)
Ekonomi
7461x Dilihat
0 Komentar
admin

10 Pasar Daerah di Kabupaten Pasuruan akan direvitalisasi.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 15 Milyar untuk menyulap wajah dan performa pasar daerah agar lebih cantik dan bersih.

Edy Suwanto, Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan mengatakan, kesepuluh pasar daerah tersebut diantaranya Pasar Warungdowo, Pasrepan, Gempol, Ngempit, Winongan, Purwosari, Grati, Prigen, Nguling dan Pasar Sukorejo. Dari seluruh pasar tersebut, anggaran paling besar dipergunakan untuk merevitalisasi Pasar Sukorejo hingga menembus Rp 6 Milyar.

“Untuk Pasar Sukorejo, wajah dan penampilan pasar nya belum tersentuh apa-apa, jadi akan kita rubah. Mulai papan nama, jaringan air, kios dan lapak hingga fasilitas lain di sekitar pasar,” kata Edy saat ditemui di kantornya, Jumat (13/04/2018).

Sedangkan pasar daerah lainnya rata-rata menghabiskan anggaran di kisaran Rp 1,6  Milyar-Rp 1,8 Milyar. Kata Edy, yang menjadi prioritas kegiatan revitalisasi meliputi perbaikan saluran air, pemasangan hidran, pengembangan kios dan lapak, dan merubah wajah pasar itu sendiri.

“Sebenarnya tergantung dari volume dan kebutuhan di masing-masing pasar daerah. Contohnya di Pasar Gempol yang butuh pemasangan hidran, kemudian di Pasar Gondangwetan mempercantik kios dan lapak maupun jalan pasar dan lainnya,” imbuhnya.

Ditambahkan Edy, revitalisasi pasar daerah sampai sekarang masih dalam tahap penyempurnaan perencanaan dan proses lelang. Diperkirakan, pengerjaan proyek revitalisasi baru akan dimulai pada bulan Juni-Juli mendatang.

“Kita juga menunggu penyempurnaan dari desain revitalisasi pasar daerah. Kalau belum selesai, kita juga tidak berani,” beber dia.

Dengan direvitalisasinya pasar daerah, Edy berharap agar mindset masyarakat yang menganggap bahwa pasar daerah identik dengan kumuh, kotor dan bau, akan segera hilang, seiring dengan upaya menjadikan pasar daerah lebih modern tanpa meninggalkan unsur konvensionalnya.

“Jualannya tetap sama seperti pasar pada umumnya. Kita hanya merubah wajah dan penampilan supaya enak dipandang,” ungkapnya kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Warga Pasuruan Patut Bangga, Sampah Bakal Diubah Jadi Listrik 10 Megawatt

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan siap penuh mengikuti Program Tata Kelol...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pengurus BAZNAS Kab. Pasuruan 2026–2031, Dorong Pengurus Lahirkan Program-Program yang Berdampak

Wakil Bupati Pasuruan resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Ratusan Mahasiswa 42 Negara

Ratusan mahasiswa SI, S2 dan S3 dari 42 negara di dunia berkunjung ke Kabupaten...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pimpinan Baznas Kabupaten Pasuruan Periode 2026-2031

Untuk kedua kalinya, Abdullah Nasih Nasor terpilih kembali menjadi Ketua Badan A...

Article Image
Januari-Juli 75 Kasus Kebakaran. Damkar Kabupaten Pasuruan Imbau Warga Jangan Bakar Sampah Sembarangan

Terhitung Januari-Juli 2026, tercatat ada 75 kejadian kebakaran di Kabupaten Pas...