Pemerintah Kabupaten Pasuruan

2018, Bupati Irsyad Naikkan Tunjangan Kesejahteraan Kades dan Perangkat Desa

Gambar berita: 2018, Bupati Irsyad Naikkan Tunjangan Kesejahteraan Kades dan Perangkat Desa

Tuntutan Perangkat desa yang tergabung dalam Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Cabang Kabupaten Pasuruan agar Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf menaikan tunjangan penghasilan (gaji), akan segera terealisasi.
Setidaknya itulah yang disampaikan Bupati Irsyad saat menemui para perangkat desa yang melakukan unjuk rasa di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti Pemkab Pasuruan, Kamis (18/05/2017) sore.
Di hadapan ratusan pengunjuk rasa, Bupati Irsyad menegaskan akan menaikkan kesejahteraan para kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Pasuruan mulai tahun 2018 mendatang. Besarannya pun sudah ditentukan, yakni untuk Kepala Desa dan Perangkat Desa yang memiliki hak tanah bengkok mendapatkan tunjangan sebesar Rp 650 ribu. Sedangkan kepala desa dan perangkat desa yang tidak memiliki hak tanah bengkok mendapatkan tunjangan sebesar Rp 750 ribu/bulan.
"Saya katakan sore ini, bahwa tunjangan kesejahteraan untuk kepala desa dan perangkat desa akan saya naikkan mulai tahun 2018 mendatang. Jadi saya himbau untuk semua kepala desa dan perangkat desa untuk tetap bekerja secara profesional demi memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," kata Irsyad dalam orasinya.
Ditambahkannya, Pemkab Pasuruan terus memperhatikan kesejahteraan seluruh pegawainya, salah satunya kepala desa dan perangkatnya. Bagi Irsyad, kepala desa dan perangkat adalah tonggak pemerintahan di desa yang bertugas mewakili kepala daerah dalam menyerap seluruh aspirasi warga desa.
"Saya sangat memahami peran dan tugas seorang kepala desa dan perangkatnya. Dengan saya naikkan tunjangan ini, maka saya hanya berharap kinerja semakin ditingkatkan, terutama dalam melayani kepentingan publik" terangnya.
Sementara itu, Anang Saiful Wijaya, Asisten Pemerintahan Sekda Kabupaten Pasuruan menambahkan, jumlah kepala desa yang tidak memiliki hak tanah bengkok sejumlah 51 orang, sedangkan kades yang tidak memiliki hak tanah bengkok sejumlah 290 orang. Begitu juga dengan perangkat desa yang tak memiliki hak tanah bengkok sejumlah 691 orang, dan perangkat desa yang punya hak tanah bengkok sejumlah 3813 orang. Total anggaran yang akan dipergunakan untuk pemberian tunjangan kesejahteraan kades dan perangkat mencapai Rp 45 Milyar lebih.
"Sesuai dengan arahan Bupati, maka penambahan tunjangan kesejahteraan kades dan perangkat sudah kami rencanakan tahun ini dan akan direalisasikan tahun 2018 mendatang" jelasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...