Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

21 Juni 2020, Gerhana Matahari Cincin & Fase Bulan Baru

Gambar berita
19 Juni 2020 (12:56)
Umum
8341x Dilihat
0 Komentar
admin

Pada hari Minggu (21/6/2020) nanti, sebagian wilayah di Indonesia akan dapat menyaksikan  alam gerhana matahari cincin atau yang familiar disebut sebagai fase bulan baru. Berdasarkan catatan Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Pussainsa-LAPAN) di laman resminya disebutkan bahwa Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang dapat diamati di tanah air berupa gerhana matahari sebagian.

Kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Kepahiang, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bengkulu, fenomena alam tersebut dapat diamati di delapan Kabupaten/ Kota di Provinsi Bengkulu. Yaitu di Kota Bengkulu, Kabupaten Lebong, Rejang Lebong,  Kepahiang, Mukomuko, Bengkulu Utara 7, Bengkulu Tengah dan Kabupaten Seluma. Durasinya hanya sekitar 0,55 jam.

"Fenomena GMC ini mulai teramati sekitar pukul 14.29 WIB. Sedangkan puncaknya terjadi pada pukul 14.59 WIB dan berakhir pada pukul 15.21 WIB", jelasnya.  

Ditambahkan Litman, gerhana yang teramati dari Bengkulu berupa gerhana matahari sebagian dan tidak penuh seperti di daerah lain. Di Kota Bengkulu, durasi fenomena GMC dapat diamati sekitar 23 menit, sedangkan di Kabupaten Bengkulu Tengah dengan durasi gerhana 26 menit, 12,6 detik. Di Kabupaten Rejang Lebong dengan durasi 38 menit, 29,7 detik, Kabupaten Kepahiang dengan durasi 34 menit, 3,3 detik. Di Kabupaten Seluma dengan durasi 11 menit, 47,7 detik, Kabupaten Mukomuko dengan durasi 51 menit, 23,9 detik, Kabupaten Lebong dengan durasi gerhana 44 menit, 27,1 detik. Sedangkan Kabupaten Bengkulu Utara dengan durasi gerhana 36 menit, 27,1 detik. 

“Masyarakat disana dapat mengamati fenomena GMC dengan mata telanjang. Tapi sebaiknya menggunakan kaca mata pelindung, sebab GMC di Bengkulu tertutup sedikit'', katanya.

Pada saat terjadi, posisi bulan akan terletak di sisi bumi yang sama dengan matahari dan tidak akan terlihat di langit malam. Fase tersebut akan terjadi pada 13.42 WIB. Sehingga kondisinya adalah waktu terbaik dalam sebulan untuk mengamati benda-benda redup. Seperti galaksi dan gugusan bintang, karena tidak ada cahaya bulan yang mengganggu. 

Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika bulan terlalu jauh dari bumi, sehingga tidak sepenuhnya menutupi matahari yang menghasilkan cincin cahaya di sekitar bulan yang gelap. Korona matahari tidak terlihat selama gerhana cincin. Jalur gerhana akan dimulai di Afrika Tengah dan bergerak melalui Arab Saudi, India Utara dan Cina Selatan, sebelum berakhir di Samudera Pasifik. Gerhana sebagian akan terlihat di sebagian besar Afrika Timur, Timur Tengah dan Asia Selatan. (Eka Maria)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gus Shobih Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori melantik sebanyak 11 orang pejabat administ...

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...

Article Image
Mas Rusdi Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan

Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu repot-repot ke luar daerah untu...

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...