Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

68 Kejadian Kebakaran di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2020

Gambar berita
27 Desember 2020 (19:33)
Umum
3761x Dilihat
0 Komentar
admin

Selama tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Pasuruan mencatat ada 68 kejadian kebakaran.

Dari seluruh kejadian tersebut, paling banyak karena korsleting atau hubungan arus pendek.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Pramana mengatakan, jumlah laporan kebakaran sepanjang tahun 2020 merupakan kejadian yang ditangani oleh PMK (Pemadam Kebakaran) Kabupaten Pasuruan.

"Paling banyak korsleting, dan yang tercatat adalah kejadian yang ditangani langsung oleh PMK Kabupaten Pasuruan," kata Bakti di sela-sela kesibukannya, Minggu (27/12/2020) sore.

Dijelaskannya, kebakaran  yang disebabkan korsleting terjadi bukan hanya pada rumah. Tetapi, juga pabrik, gudang, lahan kosong, bengkel, hingga pasar. Dari sekian tempat tersebut, rata-rata terjadi pada rumah dan gudang.

“Kalau dihitung secara estimasi sebenarnya merata. Cuma paling banyak ya rumah dan gudang. Selebihnya pabrik, lahan kosong sampai mebel dan pasar," terangnya.

Sementara itu, saat ditanya perihal penyebab kebakaran selain korsleting, mantan Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan ini mengaku bervariasi. Diantaranya karena tungku atau kompor, bakar sampah, dan lainnya.

“Jadi penyebabnya bukan hanya korsleting listrik, walaupun memang dominan korsleting listrik. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan terjadinya kebakaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bakti menegaskan bahwa dari seluruh kejadian kebakaran, tidak sampai ada korban jiwa. Namun, kerugian materil diperkirakan mencapai total Rp 2 miliar. “Kerugian materiil diperkirakan sudah masuk 2 digit miliar,” jelasnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar lebih memperhatikan jaringan listrik rumah tangganya. Selain itu, agar berhati-hati saat menggunakan kompor, baik elpiji atau minyak atau kayu bakar.

“Saat ini sebaiknya masyarakat mulai merencanakan memiliki APAR di masing-masing rumah. Tujuannya, untuk pemadaman,” terangnya (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...

Article Image
Mas Rusdi Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan

Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu repot-repot ke luar daerah untu...

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...