Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

9 Bulan Terakhir, Pemkab Pasuruan Habiskan 10 M Tangani Bencana

Gambar berita
12 Oktober 2022 (16:22)
Lingkungan
2624x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemerintah Kabupaten Pasuruan setidaknya sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk penanganan bencana sejak Januari hingga akhir September 2022.

Anggaran sebanyak itu  digunakan untuk perbaikan infrastruktur imbas bencana hingga bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris mengatakan, sepanjang Januari hingga akhir September kemarin, sejumlah kejadian bencana menyedot perhatian publik, mulai dari banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan lainnya.

Seluruh kejadian bencana tersebut memang berdampak besar terhadap infrastruktur yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Banyak jalan rusak hingga tanggul jebol imbas bencana banjir ataupun longsor yang terjadi. Belum lagi kerusakan infrastruktur lain. Termasuk rumah-rumah warga yang rusak imbas angin puting beliung.

"Banyak bencana mulai banjir sampai tanah longsor. Dan itu butuh banyak anggaran," kata Harris di sela-sela kesibukannya, Rabu (12/10/2022).

Selain penanganan bencana, anggaran mencapai milyaran itu juga digunakan untuk logistik permakanan ataupun sembako bagi masyarakat. Hal ini, membuat Pemkab Pasuruan harus menggelontorkan dana yang tak sedikit. Setidaknya, lebih dari Rp 10 miliar digulirkan pada saat bencana terjadi ataupun pasca bencana.

“Anggaran besar telah dikeluarkan Pemkab Pasuruan untuk penanganan bencana sejak Januari 2022 kemarin. Dana itu digulirkan untuk perbaikan infrastruktur imbas bencana banjir ataupun longsor. Hingga bantuan untuk warga, seperti bantuan untuk penyaluran makanan saat terjadinya bencana ataupun sembako,” bebernya.

Lebih lanjut Harris menegaskan bahwa dana tersebut dialokasikan dari Belanja Tidak Terduga (BTT) 2022. Dimana Pemkab Pasuruan, mengalokasikan dana BTT sekitar Rp 34 miliar pada 2022 ini. Dana itulah yang digunakan untuk penanganan bencana. Termasuk kekeringan yang sempat terjadi, hingga resiko banjir di akhir tahun 2022 ini.

Menurut Harris, anggaran BTT tersebut, saat ini, menyisakan anggaran Rp 23 miliar hingga Rp 24 miliar.

“Sisa anggaran itulah, yang akan digunakan untuk penanganan bencana hingga akhir 2022,” terangnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...

Article Image
Jemput Bola. Kantor Imigrasi Pasuruan Buka Layanan Paspor di CFD Pandaan

Layanan kepengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan kini t...