Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ajak Pengangguran Belajar Membatik Sampai Jadi Enterpreneur

Gambar berita
03 Mei 2017 (18:26)
Ekonomi
3288x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 16 jobless alias pengangguran di wilayah timur Kabupaten Pasuruan mengikuti Pelatihan Batik Tulis Khas Kabupaten Pasuruan yang digelar oleh UPT Disnaker Latihan Kerja Daerah (LKD) Kabupaten Pasuruan, Rabu (03/05/2017).

Para tuna karya itu mengikuti pelatihan selam 12 hari, terhitung 22 april hingga 3 Mei 2017. Suhartana, Kepala UPT Disnaker LKD Kabupaten Pasuruan mengatakan, tujuan diadakannya pelatihan batik tulis tersebut tak lain untuk membentuk jiwa entrepreneur pada seluruh peserta, utamanya dalam rangka mengangkat batik khas Kabupaten Pasuruan.

“Batik Kabupaten Pasuruan memang terus dicari. Ada yang motif bunga krisan dan sedap malam. Ada juga penanjakan Bromo dan yang sekarang lagi diboomingkan, yakni Batik Sarono Rahardjo milik Kecamatan Sukorejo. Maka dari itu kita latih mereka untuk belajar membatik,” kata Suhartono di sela-sela pelatihan.

Untuk mendampingi para peserta, pihak UPT Disnaker LKD mendatangkan instruktur sekaligus pembatik dari Jogja, dengan harapan para peserta tak hanya menguasai dalam hal teori saja, melainkan memiliki keahlian membatik secara baik dan benar. Kata Suhartana, setiap peserta diberikan modal berupa alat membatik dan kain yang boleh dibawa pulang selepas pelatihan.

“Dari 16 peserta, ada 3 pembatik laki-laki dan sisanya perempuan semua. Tapi justru pembatik pria yang paling menguasai cara membatik, karena bisa dilihat dari hasil membatik yang sangat bagus,” imbuhnya.

Sementara itu, Sulastri (35), salah seorang peserta asal Kecamatan Rejoso mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan membatik tulis. Oleh karenanya, kesempatan tersebut dia pergunakan untuk mendalami seni batik tulis dan bermimpi untuk mempunyai galeri batik sendiri.

“Semoga saja mimpi saya punya galeri batik terwujudkan. Saya akan menabung sedikit-sedikit, karena kata instruktur saya punya bakat membatik, jadi saya akan serius mendalami ilmu membatik ini,” akunya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...