Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ajak Pengangguran Belajar Membatik Sampai Jadi Enterpreneur

Gambar berita
03 Mei 2017 (18:26)
Ekonomi
3632x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 16 jobless alias pengangguran di wilayah timur Kabupaten Pasuruan mengikuti Pelatihan Batik Tulis Khas Kabupaten Pasuruan yang digelar oleh UPT Disnaker Latihan Kerja Daerah (LKD) Kabupaten Pasuruan, Rabu (03/05/2017).

Para tuna karya itu mengikuti pelatihan selam 12 hari, terhitung 22 april hingga 3 Mei 2017. Suhartana, Kepala UPT Disnaker LKD Kabupaten Pasuruan mengatakan, tujuan diadakannya pelatihan batik tulis tersebut tak lain untuk membentuk jiwa entrepreneur pada seluruh peserta, utamanya dalam rangka mengangkat batik khas Kabupaten Pasuruan.

“Batik Kabupaten Pasuruan memang terus dicari. Ada yang motif bunga krisan dan sedap malam. Ada juga penanjakan Bromo dan yang sekarang lagi diboomingkan, yakni Batik Sarono Rahardjo milik Kecamatan Sukorejo. Maka dari itu kita latih mereka untuk belajar membatik,” kata Suhartono di sela-sela pelatihan.

Untuk mendampingi para peserta, pihak UPT Disnaker LKD mendatangkan instruktur sekaligus pembatik dari Jogja, dengan harapan para peserta tak hanya menguasai dalam hal teori saja, melainkan memiliki keahlian membatik secara baik dan benar. Kata Suhartana, setiap peserta diberikan modal berupa alat membatik dan kain yang boleh dibawa pulang selepas pelatihan.

“Dari 16 peserta, ada 3 pembatik laki-laki dan sisanya perempuan semua. Tapi justru pembatik pria yang paling menguasai cara membatik, karena bisa dilihat dari hasil membatik yang sangat bagus,” imbuhnya.

Sementara itu, Sulastri (35), salah seorang peserta asal Kecamatan Rejoso mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan membatik tulis. Oleh karenanya, kesempatan tersebut dia pergunakan untuk mendalami seni batik tulis dan bermimpi untuk mempunyai galeri batik sendiri.

“Semoga saja mimpi saya punya galeri batik terwujudkan. Saya akan menabung sedikit-sedikit, karena kata instruktur saya punya bakat membatik, jadi saya akan serius mendalami ilmu membatik ini,” akunya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...