Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Stunting, Guru RA Berkewajiban Pantau Intens Tumbuh Kembang Anak Didiknya

Gambar berita
05 Januari 2022 (20:10)
Pelayanan Publik
2727x Dilihat
0 Komentar
admin

Mengantisipasi kasus stunting atau masalah kurang gizi kronis pada anak, guru Raudhatul Athfal (RA) berkewajiban untuk memberikan perhatian ekstra terhadap anak didiknya. Tidak hanya dari aspek kemampuan kognitifnya saja, melainkan juga masa tumbuh-kembangnya.

Disampaikan pada saat menghadiri acara Milad ke-19 Ikatan Guru RA (IGRA) di Gedung Serbaguna Yayasan Tarbiyah Islam Nguling, Wakil Bupati Mujib Imron berpesan kepada tim pendidik  RA agar melibatkan orang tua siswa dalam masa tumbuh kembang anak. Berikut bekerjasama dengan Puskesmas setempat untuk memberikan edukasi sekaligus melakukan sosialisasi stunting kepada para orang tua siswa.

“Orang tua juga harus terlibat dalam pendampingan kepada anaknya juga harus diundang untuk mengetahui kondisi anak di sekolah. Saya minta nanti di RA agar ada kerjasama dengan Puskesmas untuk sosialisasi tentang kesehatan dan stunting”, pintanya pada hari Rabu (5/1/2022).

Perhatian lebih kepada anak tersebut bukan tanpa alasan, karena berkaitan dengan angka stunting di Kabupaten Pasuruan yang masih cukup tinggi. Sehingga Bupati Pasuruan memprakarsai sebuah gerakan Kasih Bersanding Mesra yang merupakan Keluarga Bersih Bersama Sadar Stunting Menuju Masyarakat Sejahtera. Tujuannya untuk mengurangi angka stunting di Kabupaten Pasuruan.

Di sisi lain, pendidik RA juga berkeharusan membantu siswa didik untuk mengembangkan kemampuan dasar, psikomotorik serta kemampuan kognitif siswa. Tidak terkecuali aspek nilai moral dan nilai sosial.

Tingkah laku dari anak dapat menjadi perhatian tersendiri bagi seluruh guru RA. Karena perkembangan otak hingga perilaku dalam kehidupan sehari-hari akan menjadi tolok ukur bagaimana anak dapat berkembang kedepan.

“Peran panjenengan itu luar biasa dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Panjenengan bisa melihat tingkah laku anak. Bagaimana mengembangkan psikomotorik dan sosial ini harus panjenengan perhatikan,” tuturnya.

Diakhir arahannya, Mujib Imron berpesan kepada seluruh guru RA yang hadir agar mampu mengembangkan dua aspek anak yakni nilai moral dan nilai sosial. Serta mampu mengembangkan kemampuan dasar dari siswa itu sendiri.

“Apa itu psikomotorik, kognitif atau yang lain-lain itu guru harus tahu dan bisa mengembangkan. Selain itu juga bagaimana guru ini semakin pintar, telaten dengan paradigma pembelajaran yang baru,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan, Pengasuh Yayasan Tarbiyah Islam, Kecamatan Nguling, Habib Ridho selaku. Juga Ketua IGRA Jawa Timur, Nurul Hasanah dan Ketua IGRA Kabupaten Pasuruan. Selain itu turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Ninuk Ida Suryani serta Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan, As’adul Anam dan Forkopimcam Nguling. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Promo Tiket Murah. Ribuan Wisatawan Serbu Saygon Waterpark

Musim liburan sekolah seperti saat ini, tempat wisata Saygon Waterpark Pasuruan...

Article Image
Wabup Shobih Lepas 1000 Lebih Peserta MTB di Bangil Kota Baru Sekaligus Apresiasi Kontribusi Rumah Subsidi

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori mengapresiasi penyelenggaraan event Moun...

Article Image
Hadiri Seminar HUT IBI ke 75. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Bidan Semangat Turunkan AKI, AKB dan Stunting

Ratusan bidan se-Kabupaten Pasuruan mengikuti seminar Kesehatan dalam rangka HU...

Article Image
Dibangun Sejak Zaman Belanda, Jembatan Penghubung Kecamatan Rejoso dan Lekok Akhirnya Diperbaiki

Puluhan tahun sejak zaman Belanda, Jembatan yang menjadi penghubung antar dua...

Article Image
Pujasera Jarwo di Desa Martopuro, Ditutup Sementara

Per Senin (29/6/2026), Pemerintah Kabupaten Pasuruan menutup sementara aktivita...