Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dibangun Sejak Zaman Belanda, Jembatan Penghubung Kecamatan Rejoso dan Lekok Akhirnya Diperbaiki

Gambar berita
03 Juli 2026 (14:51)
Pelayanan Publik
139x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Puluhan tahun sejak zaman Belanda, Jembatan yang menjadi penghubung antar dua kecamatan yang berada di Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, akhirnya dibangun kembali.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK) mengalokasikan anggaran sebesar 180 juta untuk memperbaiki jembatan penghubung Kecamatan Lekok dan Rejoso ini.

Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Pasuruan, Sarinah Rostief mengatakan rehabilitasi jembatan tersebut berawal dari usulan warga yang kerapkali disampaikan melalui forum besar Pemkab Pasuruan.

“Seringkali dalam pertemuan, pihak Desa Rowogempol mengajukan aspirasi tentang perbaikan jembatan ini, dan setelah kami verifikasi factual, usulan diterima sampailah hari ini,” kata Sarinah di sela-sela mengawasi proyek rehab jembatan desa rowogempol, Jumat (3/7/2026).

Dijelaskannya, proyek rehab jembatan desa rowogempol dilaksanakan selama 75 hari kalender, terhitung 9 juni-22 agustus 2026. Saat ini, pengerjaannya sudah berprogress 50 persen.

“Mudah-mudahan sesuai jadwal kontrak sampai 22 agustus 2026,” singkatnya.

Dengan diperbaikinya jembatan Desa Rowogempol, Sarinah berharap kepada masyarakat sekitar untuk ikut merawat dan menjaganya.

“Jembatan ini bentangannya 4,5 meter dan lebar 5 meter. Kalau nanti sudah jadi, mari kita rawat dan jaga bareng-bareng,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Desa Rowogempol, Muhammad mengaku berterima kasih kepada Pemkab Pasuruan yang telah mewujudkan keinginan masyarakat agar jembatan rowogempol bisa diperbaiki. Sebab Ketika musim penghujan tiba, jembatan ini tertutup air sehingga membahayakan warga yang melintas.

“Kalau hujan, jembatannya ketutup air karena rongnya terlalu bawah, jadi gak kuat, apalagi banyak muatan yang lebih berat melintas di jembatan ini, kalua tidak segera diperbaiki ya berbahaya,” ucapnya.

Selama ini, keberadaan jembatan rowogempol sangat berarti bagi masyarakat. Selain akses jembatan penghubung Kecamatan Lekok dan Rejoso, jembatan ini menjadi jalan pintas sekaligus tumpuan mobilitas warga yang ingin menuju Kota Pasuruan.

“Mudah-mudahan cepat selesai sehingga akses jalan lancar, perekonomian ke pasuruan semakin baik, apalagi kalua mau ke Pasuruan ya lewat jembatan ini  tembus pasar ngopak. Mau ke Makam segoropuro, juga lewat sini,” ungkapnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dibangun Sejak Zaman Belanda, Jembatan Penghubung Kecamatan Rejoso dan Lekok Akhirnya Diperbaiki

Puluhan tahun sejak zaman Belanda, Jembatan yang menjadi penghubung antar dua...

Article Image
Pujasera Jarwo di Desa Martopuro, Ditutup Sementara

Per Senin (29/6/2026), Pemerintah Kabupaten Pasuruan menutup sementara aktivita...

Article Image
Dukung Sasembada Pangan. Wabup Gus Shobih Pimpin Tanam Padi Serentak

Pemerintah Bersama DPD menggelar kegiatan tanam padi serentak semester II, Kamis...

Article Image
16 Tahun Menunggu. Ruas Jalan Bendungan–Rejosari Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bi...

Article Image
Kawasan Kumuh di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton Mulai Dipercantik

Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton pada tahun ini menjadi target sasaran program pe...