Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bahaya Narkoba Masih Mengintai Pelajar dan Anak-Anak

Gambar berita
07 Februari 2021 (13:07)
Kesehatan
5755x Dilihat
0 Komentar
admin

Bahaya penyalahgunaan narkoba (narkotika dan obat-obatan terlarang) di wilayah Kabupaten Pasuruan, terus mengintai di semua elemen masyarakat.

Sebagai buktinya, dalam sebulan terakhir, Polres Pasuruan berhasil mengungkap 19 kasus penyalahgunaan narkoba. Dari seluruh kasus tersebut, jajaran Satresnarkoba berhasil meringkus 24 orang tersangka dengan barang bukti yang berhasil diamankan seberat 238,16 gram sabu, 5 butir extacy dan 2000 butir Pil Logo Y.

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, kebanyakan dari seluruh tersangka adalah pengedar dengan sasaran pembeli para remaja usia produktif, nelayan, buruh hingga menyasar kalangan pondok pesantren.

"Paling banyak adalah anak-anak usia produktif yang masih mencari jati diri. Inilah sasaran empuk para pelaku pengedar narkoba. Termasuk juga nelayan, buruh dan pondok pesantren, semua potensi bisa saja terjadi," kata Rofiq saat menggelar Jumpa Pers di Halaman Mapolres Pasuruan, Minggu (07/02/2021).

Bahkan, dari 24 tersangka, 4 orang diantaranya pernah dijebloskan ke sel tahanan. Salah satunya adalah Kinarno (27), warga Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo yang ternyata baru dua minggu menjalani asimilasi atau menjalani sisa tahanan di rumah.

Kata Kapolres, meski menerima program asimilasi tak serta merta membuat dirinya insaf. Sebaliknya, justru semakin menjadi-jadi dengan kembali menjual narkoba jenis sabu.

"Alasan klasik karena ekonomi atau banyak hutang, jadi Kinarno ini setelah selesai menjalani isolasi baru dua minggu, eh berulah lagi. Ya sudah kita amankan lagi sampai benar-benar kapok," tegasnya.

Dengan pengakuan Kinarno, Kapolres Rofiq menyimpulkan bahwa kasus narkoba di Kabupaten Pasuruan masih seperti gunung es. Dalam artian, jumlah kasus yang belum terungkap masih sangat banyak. Untuk itu, kepolisian akan terus berperang dalam menuntaskan permasalahan narkoba dengan ditambah kekompakan seluruh elemen masyarakat, tanpa terkecuali.

"Kita akan sikat habis tanpa pandang jabatan, status sosial dan tanpa mengenal kasta. Siapapun akan kita gempur. Untuk itu, saya minta semuanya agar sama-sama kita perangi narkoba sampai ke akar-akarnya," jelasnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sistem Pengelolaan Sampah di TPA Wonokerto Terus Ditingkatkan

Sistem pengelolaan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)  Wonokerto, teru...

Article Image
Pemkab Pasuruan Dorong Peningkatan Level Puluhan Desa Maju Jadi Desa Mandiri

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan tahun ini mendorong peningkatan status da...

Article Image
Belasan Tahun Tak Diperbaiki. Jalan Poros di Desa Watuprapat Nguling, Kini Dibangun Kembali

Warga Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling berucap syukur. Sebab selama 14 tahun t...

Article Image
1-31 Agustus 2026. Ayo Manfaatkan Layanan Pembebasan Pajak Daerah

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indones...

Article Image
Jalur Bangil - Sukorejo Kini Terang Benderang. Pemkab Pasuruan Selesai Bangun 385 PJU Smart System

Sepanjang Jalan dari Bangil - Sukorejo, kini tak lagi suram alias terang bendera...