Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Banjir Rendam Ribuan Rumah di 3 Kecamatan. Pemkab Pasuruan Langsung Salurkan Bantuan Kedaruratan

Gambar berita: Banjir Rendam Ribuan Rumah di 3 Kecamatan. Pemkab Pasuruan Langsung Salurkan Bantuan Kedaruratan

Ribuan rumah di tiga kecamatan di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir sejak Senin (12/5/2025) malam.

Ketiga wilayah terdampak diantaranya Kecamatan Wonorejo, Pohjentrek dan Kraton.

Dari catatan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, untuk wilayah Kecamatan Wonorejo, banjir terjadi di Dusun Krajan dan Karang Nongko, Desa Karangmenggah serta Desa Karangjati Anyar.

Hingga berita ini ditulis, kondisi banjir sudah mulai surut. Akan tetapi jembatan penghubung menuju Desa Karangjati Anyar ambles akibat luapan sungai, sehingga tidak dapat dilewati warga.

Sedangkan di Kecamatan Pohjentrek, genangan air setinggi 20-50 sentimeter  membuat aktifitas warga di Dusun Duyo dan Rujaksente, Desa Sukorejo terganggu. 

Begitu pula di Dusun Klampis Utara dan Klampis Selatan, Desa Klampisrejo, Kecamatan Kraton, banjir menggenangi rumah warga dengan ketinggian antara 30-60 sentimeter. 

Ada pula Desa Jeruk, Sidogiri dan Tambakrejo yang menjadi langganan banjir, dengan rata-rata ketinggian air antara 30-60 sentimeter. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan pasca kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung melakukan kajian cepat ke lokasi kejadian bencana.

Tak hanya itu saja, pihaknya juga menyalurkan bantuan logistik kedaruratan berupa biskuit dan tambahan gizi kepada warga terdampak banjir.

"Kami juga berkoordinasi dengan perangkat desa maupun kecamatan terdampak banjir. Kami juga salurkan bantuan untuk warga sembari kita evaluasi," katanya.

Dalam peristiwa banjir kali ini, tembok penahan tanah (TPT) Jembatan di Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari tergerus banjir. Juga pos kamling di Dusun Keputean ikut hanyut terseret arus sungai yang begitu deras.

Menurut Sugeng, kondisi banjir berangsur surut dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam ini.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan genangan berangsur surut," singkatnya.

Dengan kejadian banjir di beberapa wilayah, Sugeng mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati dengan perubahan cuaca yang cukup ekstrim seperti saat ini.

"Sekarang tiba-tiba hujan deras. Kemudian panas terik beberapa hari, lalu hujan lagi dengan intensitas tinggi. Jadi jaga kesehatan dan tetap waspada," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...