Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Pemkab Pasuruan dan Bea Cukai Musnahkan Jutaan Rokok Illegal Hingga Minuman Keras

Gambar berita
31 Oktober 2023 (08:39)
Pemerintahan
1954x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Jutaan batang rokok illegal plus ratusan ribu gram tembakau iris dan puluhan liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA) hasil penindakan Bea Cukai Pasuruan dan Pemkab Pasuruan periode tahun 2023, dimusnahkan, Selasa (31/10/2023) pagi.  

Pantauan di lokasi, pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara (BMMN) ini digelar di Halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean A Pasuruan.

Sedangkan pemusnahannya dilakukan bersama-sama oleh Kepala Bea Cukai Pasuruan, Hatta Wardhana; Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pasuruan, Diano Vela Fery; dan anggota Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) Kota dan Kabupaten Pasuruan lainnya. 

Dalam keterangan rilisnya, pemusnahan ini dilakukan setelah mendapatkan izin dari Menteri Keuangan sesuai surat nomor S274/MK.6/KN.4/2023, 8 September 2023 dan S16/MK.6/WKN.10/2023.

Barang yang Menjadi Milik Negara dimusnahkan ini memiliki nilai barang sebesar Rp 4.364.471.920 dengan potensi penerimaan negara yang bisa mencapai Rp 2.213.115.904.  

Rinciannya, terdiri dari 3.064.576 batang rokok dan 612.330 gram tembakau iris (TIS) dengan potensi penerimaan cukai dari hasil tembakau sebesar Rp 2.208.067.904,00. 

Ada juga 63 liter Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dengan potensi penerimaan negara sebesar Rp 5.048.000,00. 

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean A Pasuruan Hatta Wardana mengatakan, BMMN yang dimusnahkan ini merupakan Barang Kena Cukai yang berasal dari pelanggar tidak dikenal atas pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan cukai.

Hal tersebut sebagaiman diatur dalam UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai, yang pemiliknya tidak diketahui. 

"BMMN dari pelanggar tidak dikenal tersebut berasal dari penindakan pada Perusahaan Jasa Tapan, dimana jalur peredaran barang berasal dari luar daerah Pasuruan, dengan tujuan juga luar daerah Pasuruan," katanya. 

Sementara itu, sepanjang tahun 2023 sampai dengan tanggal 31 Oktober 2023, Bea Cukai Pasuruan telah melakukan penindakan sebanyak 104 kali.

Kata Hatta, dari penindakan itu, dilakukan penyidikan sebanyak 5 kasus sampai dengan P21. Dimana barang hasil penindakan berikut pelakunya,  

"Rata - rata yang ditangkap jasa tapan. Tapi, ada 5 kasus yang naik ke penyidikan dan sudah P-21.Bahkan, informasi yang saya terima , ada beberapa kasus yang sudah divonis pengadilan," ungkap dia. 

Hatta menyampaikan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku dan dapat menjadi peringatan kepada pelaku usaha agar taat dan patuh terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Muaranya adalah kepatuhan terhadap Perundang-Undangan yang berlaku. Itu saja," tutupnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...