Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Beras Zakat Fitrah dalam kemasan, kian diminati.

Gambar berita
23 April 2021 (12:37)
Ekonomi
7486x Dilihat
0 Komentar
admin

Beras Zakat Fitrah dalam kemasan, kian diminati.

Sebagai buktinya, hampir semua pedagang yang khusus menjual beras di Pasar Bangil maupun Pasar tradisional di Kota Pasuruan, sama-sama dibanjiri warga yang ingin membeli beras zakat fitrah yang dikemas dalam berat 3 kilogram.

Atik (43), salah satu pedagang beras di Pasar Bangil mengatakan, permintaan warga akan beras 3 kilogram sudah mulai meningkat sejak awal Ramadhan lalu.

Dalam satu hari, setidaknya tak kurang dari 100 pack beras kemasan 3 kilogram, laku terjual. Baik oleh warga yang membeli untuk dijual kembali ataupun digunakan untuk melaksanakan kewajiban berzakat.

“Karena orang sekarang gak mau lagi menimbang berasnya. Mending beli yang sudah jadi kemasan 3 kilogram. Lebih praktis, ekonomis dan tidak ribet,” kata Atik, di sela-sela melayani pembeli di tokonya, Jumat (23/04/2021) siang.

Dalam usahanya, Atik punya stok beras cukup banyak. Hal itu disebabkan karena sudah langganan dengan banyak selep (tempat untuk produksi beras) dari Pasuruan maupun luar daerah.

Total ada 7 macam beras dengan 6 merk yang berbeda. Dimana per setiap satu merk, ia punya stok 1-1,5 ton.

“Karena toko nya tidak terlalu besar. Jadi saya titipkan di selepnya dulu. Kalau stok nya sudah mulai menipis, baru saya minta untuk dikirim kembali,” ungkapnya.

Saat ditanya perihal harga beras yang dijual, Atik mengaku menyesuaikan antara merk dan berasnya. Misalnya untuk beras dengan merk Kelopo Ijo dijual dengan harga Rp 35 ribu alias paling mahal diantara merk beras lainnya.

Selain karena berasnya punel dan butirannya utuh, beras merk Kelopo Ijo memiliki aroma yang wangi dan didatangkan dari Jember.

“Paling mahal merk Kelopo Ijo, karena berasnya punel dan wangi. Banyak yang suka meski agak mahal,” singkatnya.

Atik menargetkan pada lima hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, itu adalah puncak permintaan beras kemasan zakat fitrah paling tinggi. Ia pun lantas sudah menyiapkan berton-ton beras untuk bisa dijangkau oleh masyarakat dengan varian yang berbeda.

“Biasanya H-5 lebaran sampai H-1, semua orang pada nyari beras zakat fitrah,” tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...

Article Image
Mas Rusdi Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan

Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu repot-repot ke luar daerah untu...

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...