Sebagai pelaksana kebijakan publik di era disrupsi, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan harus lebih adaptif dalam melayani masyarakat. Penegasan itu disampaikan oleh Wakil Bupati Shobih Asrori pada saat hadir dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengelola Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tahun 2025.
Menurutnya, abdi negara harus berkewajiban menyesuaikan diri secara cepat dan efektif terhadap perubahan, kebutuhan masyarakat yang sangat dinamis. Baik yang dilakukan secara proaktif dengan menerapkan inovasi maupun literasi digital. Muaranya tidak lain untuk meningkatkan kualitas layanan, transparansi serta kepuasan masyarakat. Sekaligus menjadikannya pemerintah yang responsif dan modern di era digital.
“Dinamika global saat ini menempatkan birokrasi dengan tantangan yang jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perubahan serba cepat, ketidakpastian yang tinggi dan kemajuan teknologi digital luar biasa cepat. Karena itu, pemerintah tidak sekadar responsif, tetapi juga antisipatif dan inovatif. Sebaliknya, masyarakat semakin kritis dan menuntut pelayanan yang cepat, tepat, efisien dan transparan,” tandasnya didampingi oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Pasuruan,Niuk Ida Suryani.
Oleh karena itu, Gus Shobih demikian biasanya Wakil Bupati disapa mengapresiasi digelarnya Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengelola Kepegawaian sebagai media pembelajaran bagi ASN BKPSDM. Sekaligus sebagai monitoring kinerja selama satu tahun terakhir untuk kemudian dijadikan sebagai bahan evaluasi ke depannya.
“Kehadiran para ASN pengelola kepegawaian dalam Bimtek ini merupakan wujud nyata komitmen kita untuk melakukan perubahan mendasar dalam tata kelola pemerintahan. Tidak hanya ajang untuk berbagi pemahaman, tapi sebagai refleksi terhadap langkah-langkah yang sudah kita lakukan. Sekaligus penegakan komitmen bahwa birokrasi daerah harus bergerak lebih cepat dan adaptif dalam melayani masyarakat,” tuturnya dalam agena yang dihadiri oleh segenap ASN BKPSDM Kabupaten Pasuruan tersebut.
Gus Shobih berharap kepada seluruh karyawan/karyawati BKPSDM agar benar-benar memanfaatkan pelatihan peningkatan kapasitas SDM. Sehingga kapasitasnya sebagai aparatur pemerintah lebih berkembang dan adaptif terhadap perubahan. Bagaimana menciptakan budaya kerja yang menekankan profesionalisme, integritas, inovasi, responsivitas dan kemampuan kolaboratif dalam setiap pelaksanaan tugas ASN di seluruh Perangkat Daerah.
“Bimtek bukan hanya menjadi ajang untuk berbagi pemahaman. Tapi ruang refleksi terhadap langkah-langkah yang sudah kita lakukan sekaligus penegasan komitmen bahwa birokrasi daerah harus bergerak lebih cepat, lebih lincah dan lebih adaptif dalam melayani masyarakat. Karena itu, saya memandang kegiatan ini sebagai momentum yang sangat strategis. Terlebih perubahan birokrasi tidak mungkin berhasil tanpa dukungan penuh dari ASN sebagai pelaksana utama kebijakan pemerintahan,” jelasnya pada hari Jumat (6/12/2025) sore.
Digelar selama tiga hari (5-7 Desember 2025), Bimtek kepegawaian berlangsung dinamis. Diikuti oleh ratusan pegawai BKSDM Kabupaten Pasuruan dengan menghadirkan beberapa narasumber berkompeten yang membersamai selama kegiatan berlangsung. (Eka Maria)
Komentar