Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Buka Konferensi Kerja II IGTKI-PGRI Kabupaten Pasuruan, Wabup Gus Shobih Optimis, Semua Guru TK Berkualitas, Bermoral dan Berkarakter

Gambar berita
25 Januari 2026 (15:21)
Pelayanan Publik
40x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, guru Taman Kanak-kanak (TK) yang banyak tersebar di 24 Kecamatan memiliki kompetensi sebagai tenaga pendidik. Tidak hanya berkualitas, memiliki kesabaran tinggi, kreativitas, empati dan  pemahaman mendalam tentang psikologi Anak Usia Dini (PAUD) saja. Melainkan juga sebagai pendidik yang bermoral dan berkarakter. 

Disampaikan dalam agenda Konferensi Kerja II Ikatan Guru Taman Kanan-kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Pasuruan, Gus Shobih sapaan familiar Wakil Bupati juga menyatakan keyakinannya. Bahwa segenap guru TK yang mengabdi di wilayah Kabupaten Pasuruan terus bergerak, siap memajukan PAUD. Tentunya melalui berbagai program kerja yang berdampak pada kualitas guru yang diakomodir oleh IGTKI.

“Pemkab Pasuruan mengapresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan Konferensi Kerja II IGTKI-PGRI. Harapan kami, Panjenengan semuanya menjadi guru TK yang bermoral dan berkarakter. Dengan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 yang mengatur tentang Standart Pengelolaan Pendidikan. Termasuk Pendidikan Usia Dini (PAUD). Kita sepakat, masing-masing pihak melaksanakan tugasnya dengan maksimal,” ucapnya di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Sabtu (24/1/2026) siang.

“Kami yakin, Konferensi Kerja II IGTKI-PGRI sesuai dengan tagline-nya. Yakni “Membangun Organisasi Yang Solid, Meningkatkan Kesejahteraan Guru TK, Menghadirkan Pendidikan Anak Usia Dini Bermakna dan Menggembirakan”. Karena tanpa organisasi yang solid, pendidikan tidak akan terlaksana dengan baik. Tentunya kesejahteraan guru yang bagus,” tandasnya. 

Di sisi lain, Wabup Gus Shobih menggarisbawahi tentang implementasi Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Di dalamnya disebutkan bahwa keberhasilan pendidikan ditentukan oleh Pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Oleh karenanya, dibutuhkan dukungan semua pihak untuk mewujudkan pendidikan berkualitas.     

“Sebaliknya, Pemerintah juga harus menyediakan biaya untuk pendidikan dasar di tanah air. Mudah-mudahan kita bisa mewujudkan pendidikan berkarakter untuk membentuk anak-anak yang kreatif dan berkarakter kuat. Jadi bukan hanya fokus pada membaca dan berhitung saja. Tetapi semuanya harus terintegrasi,” imbuhnya. (Eka Maria)  


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...

Article Image
Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah Tekankan Layanan Kesehatan Yang Harus Makin Berkualitas dan Terakses Merata

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berharap, kehadiran Rumah Sakit Na...