Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Buka Konferensi Kerja II IGTKI-PGRI Kabupaten Pasuruan, Wabup Gus Shobih Optimis, Semua Guru TK Berkualitas, Bermoral dan Berkarakter

Gambar berita
25 Januari 2026 (15:21)
Pelayanan Publik
184x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, guru Taman Kanak-kanak (TK) yang banyak tersebar di 24 Kecamatan memiliki kompetensi sebagai tenaga pendidik. Tidak hanya berkualitas, memiliki kesabaran tinggi, kreativitas, empati dan  pemahaman mendalam tentang psikologi Anak Usia Dini (PAUD) saja. Melainkan juga sebagai pendidik yang bermoral dan berkarakter. 

Disampaikan dalam agenda Konferensi Kerja II Ikatan Guru Taman Kanan-kanak Indonesia-Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Pasuruan, Gus Shobih sapaan familiar Wakil Bupati juga menyatakan keyakinannya. Bahwa segenap guru TK yang mengabdi di wilayah Kabupaten Pasuruan terus bergerak, siap memajukan PAUD. Tentunya melalui berbagai program kerja yang berdampak pada kualitas guru yang diakomodir oleh IGTKI.

“Pemkab Pasuruan mengapresiasi setinggi-tingginya atas pelaksanaan Konferensi Kerja II IGTKI-PGRI. Harapan kami, Panjenengan semuanya menjadi guru TK yang bermoral dan berkarakter. Dengan Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 yang mengatur tentang Standart Pengelolaan Pendidikan. Termasuk Pendidikan Usia Dini (PAUD). Kita sepakat, masing-masing pihak melaksanakan tugasnya dengan maksimal,” ucapnya di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Sabtu (24/1/2026) siang.

“Kami yakin, Konferensi Kerja II IGTKI-PGRI sesuai dengan tagline-nya. Yakni “Membangun Organisasi Yang Solid, Meningkatkan Kesejahteraan Guru TK, Menghadirkan Pendidikan Anak Usia Dini Bermakna dan Menggembirakan”. Karena tanpa organisasi yang solid, pendidikan tidak akan terlaksana dengan baik. Tentunya kesejahteraan guru yang bagus,” tandasnya. 

Di sisi lain, Wabup Gus Shobih menggarisbawahi tentang implementasi Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Di dalamnya disebutkan bahwa keberhasilan pendidikan ditentukan oleh Pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Oleh karenanya, dibutuhkan dukungan semua pihak untuk mewujudkan pendidikan berkualitas.     

“Sebaliknya, Pemerintah juga harus menyediakan biaya untuk pendidikan dasar di tanah air. Mudah-mudahan kita bisa mewujudkan pendidikan berkarakter untuk membentuk anak-anak yang kreatif dan berkarakter kuat. Jadi bukan hanya fokus pada membaca dan berhitung saja. Tetapi semuanya harus terintegrasi,” imbuhnya. (Eka Maria)  


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Satpol PP, PN Bangil dan Bea Cukai Pasuruan Razia Peredaran Rokok Illegal di Rembang

Satpol PP Kabupaten Pasuruan bersama kantor Kantor Bea Cukai Pasuruan dan Kejaks...

Article Image
Perdana. Mas Rusdi - Gus Shobih Safari Ramadhan Bersama Forpimda dan Ulama

Perdana, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Safari Ramadhan bersama Forkopi...

Article Image
Operasi Pasar Ramadhan. Diskoperindag Kabupaten Pasuruan Jual Beras SPHP, Gula dan Minyakita Murah

Untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 hijri...

Article Image
Ketua Perwosi Mela Rusdi Buber Bareng Pelajar Sekolah Rakyat

Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan,...

Article Image
Udeng dan Kaweng Tengger Tosari Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

 Udeng dan Kaweng Tengger khas Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan mendapa...