Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Buka Lomba Cipta Menu B2SA. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan : Saya Kagum Karena Pintar Manfaatkan Bahan Dari Potensi Lokal

Gambar berita
18 November 2025 (16:13)
Ekonomi
1576x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Untuk menggelorakan gerakan pangan keluarga yang Beragam, Seimbang, dan Aman (B2SA), Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar Lomba Cipta Menu se-Kabupaten Pasuruan.

Lomba ini digelar di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Selasa (18/11/2025) dan dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo.

Menariknya, lomba yang diikuti 24 tim dari perwakilan kecamatan se-Kabupaten Pasuruan menghadirkan menu-menu yang bukan hanya enak di lidah, namun indah dipandang. 

Tak sedikit dari peserta yang berhasil memukai para juri saat menyajikan menu makanan yang dibentuk sedemikian rupa.

Chef Khoiron yang menjadi salah satu juri mengaku, semakin ke sini, para peserta dari kecamatan-kecamatan sudah semakin mahir dan tahu bagaimana cara menyajikan makanan B2SA yang sesuai kriteria penilaian. Bahkan bisa mengikuti event serupa di level yang lebih besar.

"Kita berharap ada jawara baru yang lahir dari Kabupaten Pasuruan dan menang di tingkat Provinsi," ucapnya. 

Sementara itu, Ketua TP PKK Mela Rusdi mengacungi jempol para peserta yang mampu membuat menu makanan yang komplit meski waktu yang diberikan sangat mepet.

"Saya lihat menunya keren-keren sekali, meski waktunya mepet. Tadi saya cicipi enak-enak semua, tinggal apa kata dewan juri saja," ungkapnya. 

Dalam sambutannya, istri Bupati Rusdi Sutejo ini menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar adu cita rasa. Melainkan laboratorium praktik tentang bagaimana keluarga Pasuruan menata menu harian yang Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). 

"Kita semua paham, kunci pencegahan stunting ada pada 1000 HPK, kualitas asupan, dan perilaku makan yang baik. Karena itu, Lomba B2SA hari ini menjadi jembatan antara kebun keluarga, dapur dan meja makan," terangnya. 

Lebih lanjut Mela tak menyangka bahwa para peserta mampu menghadirkan menu makanan yang bahan-bahannya berasal dari wilayah asal peserta itu sendiri.

"Ada dari Grati yang membuat makanan berbahan ikan lempuk. Kemudian dari Kraton ada yang makanannya dari kupang, Purwodadi dan semuanya juga mengambil bahan dari wilayahnya. Ini keren sekali," imbuhnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Nurita Iza Rosdiany. Pembatik dari Desa Cangkringmalang Jadikan Daun Lontar Motif Batik Mewah dan Berkelas

Di wilayah Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, pohon Lontar alias siwalan banyak...

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...