Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto mengajak kepada para pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam tim Forum Penataan Ruang (FPR) agar senantiasa meningkatkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Targetnya tidak lain untuk mewujudkan penataan ruang bagi pembangunan inklusif yang tidak hanya mendukung peluang ekonomi baru saja. Melainkan juga memastikan kesempatan dan akses yang sama bagi seluruh lapisan masyarakat.
Disampaikan pada saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Semester 2 FPR yang dilaksanakan di Hotel Royal Orchid Garden, Kota Batu, Pj. Bupati Andriyanto menggarisbawahi tentang urgensitas tata ruang bagi masyarakat. Khususnya dengan semakin terbatasnya ruang dan populasi manusia yang terus meningkat. Padahal, ruang bukan hanya ditujukan bagi manusia saja, namun juga dibutuhkan untuk pengaturan aktivitas sekitar daerah rawan bencana.
"Terbitnya UU Cipta Kerja merupakan langkah strategis dalam mengatasi permasalahan investasi dan kemudahan berusaha. Tentunya harus kita akomodir dalam kebijakan penataan ruang untuk mewujudkan penataan ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan," ujarnya dalam Rapat Semester 2 FPR dan Pokja Perencanaan, Pemanfaatan dan Pengendalian yang digelar pada hari Senin (27/11/2023) malam tersebut.
Oleh karenanya, Pj. Bupati Pasuruan meminta kepada stakeholders pembangunan Kabupaten Pasuruan dan khalayak agar turut terlibat pada setiap prosesnya. Sekaligus bersikap selalu tanggap dan mengikuti setiap dinamika dan perkembangan tata ruang. Sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat ruang.
"Terimakasih atas perhatian Bapak Ibu sekalian. Melalui FPR yang anggotanya berasal dari berbagai bidang, kita bisa lebih meningkatkan peran masyarakat dengan menampung aspirasinya. Sebagai upaya antisipasi di tahun politik yang kemungkinan nantinya akan banyak hambatan-hambatan produk penataan ruang. Misalnya dari segi Rencana Tata Ruang Wilayah dan Rencana Detil Tata Ruang sebagai akibat kurangnya komunikasi antara legistlatif dan ekskutif," tandasnya didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka serta Sekretaris Daerah, Yudha Triwidya Sasongko. (Eka Maria)
Komentar