Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Irsyad Yusuf Ajak Perusahaan Yang Belum Laksanakan CSR, Segera Dilaksanakan

Gambar berita
23 Oktober 2019 (18:46)
Pelayanan Publik
2882x Dilihat
0 Komentar
admin

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengapresiasi langkah perusahaan yang melaksanakan kewajiban CSR (Cooperate Social Responsibility). Utamanya yang dapat memberikan dampak langsung terhadap masyarakat sekitar perusahaan.

Seperti yang terlihat pada Rabu (23/10/2019) pagi. Bupati Irsyad bersama Suroso selaku General Manager UIT-JBTB (Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali), menyerahkan bantuan program CSR PT PLN kepada warga penerima bantuan di sekitar Kecamatan Grati.

Bantuan tersebut berupa pelatihan UKM dan hidroponik dengan tema pengolahan sampah, pelatihan UKM Daur ulang sampah dan pembuatan pupuk kompos dari sisa dapur, serta pencanangan pengurus satu desa satu bank sampah di Kecamatan Grati.

Dalam sambutannya, Bupati Irsyad menghimbau kepada perusahaan-perusahaan di Kabupaten Pasuruan untuk melaksanakan CSR yang merupakan kewajiban yang telah diatur oleh Undang-Undang, yakni UU Perseroan Terbatas No.40 Tahun 2007. Dimana dalam pasal 74 ayat 1 diatur bahwa perseroan yang menjalankan kegiatan usahanya di bidang dan/atau berkaitan dengan sumber daya alam wajib melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang dianggarkan dan diperhitungkan dengan memperhatikan kepatutan dan kewajaran.

”Perseroan yang tidak melaksanakan kewajiban akan dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Saya ajak semua perusahaan untuk sama-sama membantu Pemerintah Daerah dalam mengembangkan wilayah. Kita ketahui bersama bahwasanya anggaran pemda tak akan pernah cukup untuk mencover seluruh kebutuhan masyarakat. Peran serta dunia usaha sangat penting untuk sama-sama kita bangun Kabupaten Pasuruan menjadi daerah yang sejahtera, maslahat dan berdaya saing,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Irsyad juga turut memberikan semangat kepada warga Grati agar lebih dapat mengenali potensi bahaya listrik yang ada disekitar rumah.

“Kegiatan ini sangat saya dukung, karena ini adalah salah satu progam yang bisa mengurangi potensi bahaya listrik di Kecamatan Grati dan progam ini juga bersinergi dengan progam dari pemerintah,” ujar Irsyad.

Di sisi lain, Suroso, General Manager UIT-JBTB menjelaskan, program ini sebagai komitmen PLN untuk menjadikan tenaga listrik sebagai media dalam peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Nah, listrik bisa menopang kegiatan ekonomi dan usaha yang berwawasan lingkungan.

“Listrik sudah menjadi kebutuhan pokok, oleh karena itu saya memberi apresiasi kepada masyarakat sudah bekerja sama menjaga listrik dengan baik,” ujar Suroso. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...