Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Irsyad Yusuf Nyoblos di Kampung Halamannya

Gambar berita
17 April 2019 (14:57)
Politik
4038x Dilihat
0 Komentar
admin

Hari ini, Rabu (17/04/2019), seluruh masyarakat Indonesia dihadapkan pada Pemilu 2019.

Ratusan juta rakyat Indonesia berbondong-bondong ke TPS (Tempat  Pemungutan Suara) untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, serta para Wakil Rakyat di DPR RI, DPD, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten dan Kota.

Di Kabupaten Pasuruan, Bupati Irsyad Yusuf juga mencoblos di TPS 03, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Purwosari. TPS tersebut berada di kampung halamannya, alias berdekatan dengan tempat tinggal ayah dan ibunya.

Dari pantauan di lapangan, Irsyad mencoblos bersama ibunya, Nyai Hj Sholichah Yusuf dan didampingi sang istri, Ny Lulis Ratnawati. Mereka berangkat dari kediamannya dengan berjalan kaki. Itu lantaran jarak TPS dengan kediaman orang tua Bupati Irsyad hanya 50 meter.

Hanya saja, Pemilu tahun ini sempat memunculkan pertanyaan dari Bupati Irsyad, lantaran lokasi pencoblosan dirinya dan sang istri maupun anak-anak berbeda. Irsyad mencoblos di TPS 04, sedangkan istri dan anak pertamanya, Nauval mencoblos di TPS 03.

“Sempat kroscek ketika ada acara Rakor Pemilu di Gedung Serbaguna. Mestinya satu KK (kepala keluarga) satu TPS, tapi malah berbeda. Tapi ini hanya pertanyaan saja. Secara pribadi tidak ada persoalan, yang penting ada panggilan atau undangan mencoblos. Dan Alhamdulillah TPS nya tidak jauh dari rumah,” katanya, sesaat setelah mencoblos.

Terkait banyaknya surat suara yang harus dicoblos, Irsyad menghimbau kepada masyarakat agar lebih sabar. Karena memang sudah ketentuan Perundang-Undangan, sehingga proses pemungutan suara terus berjalan hingga pukul 13.00 WIB.

“Mudah-mudahan masyarakat kita sabar, karena waktu atau durasinya berbeda dengan Pilkada maupun Pilkades dan seterusnya. Karena pertama kalinya, pelaksanaan Pemilu digabung serentak jadi satu antara Pilpres dan Pileg 2019.Dan surat suaranya juga banyak,” imbuhnya.

Irsyad sendiri optimis, tingkat partisipasi masyarakat untuk mencoblos ke TPS sangat tinggi dari Pilkada.

“Gregetnya memang lebih terasa. Karena banyak sekali teman, saudara, dan siapapun yang berasal dari luar kota, akhirnya memutuskan pulang kampong hanya untuk mencoblos,” tegas Irsyad kepada Suara Pasuruan. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...