Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Irsyad Yusuf Resmikan Wisata Transit Sumber Air Panas Wong Pulungan

Gambar berita
24 Agustus 2023 (15:04)
Pariwisata
3561x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ada wisata baru di wilayah barat Kabupaten Pasuruan.

Namanya Wisata Transit Sumber Air Panas Wong Pulungan. Lokasinya di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol dan merupakan pemandian air panas satu-satunya di Kabupaten Pasuruan.

Tempat wisata ini diresmikan oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, Rabu (23/08/2023) malam. 

Wisata pemandian ini mempunyai konsep kerajaan Majapahit yang dibangun dengan batu bata. Hal ini dikarenakan wilayah Kepulungan mempunyai sejarah dengan kerajaan Majapahit.

Tak hanya berkonsep kerajaan, wisatawan juga akan dimanjakan dengan pemandangan yang sangat bagus, yakni view gunung Penanggungan.

Kepala Desa Didik Hartono mengatakan, hadirnya wisata baru ini berkat kerja keras dan swadaya masyarakat.

"Jadi semua masyarakat terlibat dalam pembangunan wisata baru ini. Matur nuwon saya sampaikan," singkatnya.

Di dalam area wisata ini, ada taman kelinci, dimana puluhan kelinci dilepaskan bebas di taman ini. Wisatawan bisa berinteraksi dengan kelinci sepuasnya. Mulai memegang, mengelus hingga memberikan makan tidak batasan. 

Selain itu, ada pula kolam terapi ikan, sehingga wisatawan boleh merendam kakinya di kolam ikan ini selagi tempatnya ada. Plus dibangun banyak gerai - gerai UMKM yang bisa dikunjungi. Tiketnya pun murah, hanya Rp 20 ribu.

Oleh karenanya, Didik mengajak para wisatawan untuk berbondong-bondong datang ke Wisata Transit Sumber Air Panas Wong Pulungan.

"Silahkan yang ingin berwisata, datang ke sini," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad dalam sambutannya menyarankan ada tambahan destinasi wisata lain. Misalnya wahana untuk anak-anak serta wahana yang menjadi tren saat ini plus membuat sebuah event agar ramai dikunjungi. 

Hal tersebut bukan tanpa sebab. Lantaran wisatawan yang datang tidak hanya wisata air panas tapi ada pilihannya lain. 

"Sering-sering mengadakan event untuk memancing dan menambah kunjungan wisata, kalau perlu masyarakat yang punya hajat bisa disini. Serta harus banyak kegiatan masyarakat untuk menumbuhkan pergerakan ekonomi yang pada akhirnya memberikan manfaat untuk UMKM sekitar," ucapnya. 

Untuk pengelola, Gus Irsyad berharap para pengelola sedikit demi sedikit mempercantik sarana prasarana di dalamnya. Plus intens mempromosikan wisata air panas di media sosial untuk bisa semakin dikenal luas.

"Media sosialnya sudah ada apa belum? kalau sudah ada biar anak-anak muda yang mengelola. Memang harus seperti itu, karena sekarang eranya harus begitu. Kalau semua itu dilakukan Insya Allah wisata ini semakin dikenal luas," ungkap Gus Irsyad.

Tidak hanya itu saja, Gus Irsyad juga berpesan kepada pengelola wisata untuk memperhatikan kebersihan dan keamanan tempat wisata air panas.

"Kebersihan dan keamanan sangat penting supaya pengunjung ketagihan datang ke sini," harapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pastikan Ternak Bebas Penyakit Menular, Layak dan Hasilkan Daging yang ASUH, DKP3 Kabupaten Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Ante Mortem

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian da...

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...

Article Image
3 Raperda Non APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Tiga Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Non APBD Tahun 2026, disahkan menjadi...

Article Image
Tekan Pengangguran Terbuka, Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang II

Setelah sukses dengan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten  Pasuruan mel...