Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati: Meski Tren Kasus Covid-19 Relatif Turun, Disiplin Protokol Kesehatan Tetap Harus Ditingkatkan

Gambar berita
05 November 2020 (15:35)
Pelayanan Publik
2379x Dilihat
0 Komentar
admin

Meskipun tren kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan relatif menurun, seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Forkopimda Kabupaten Pasuruan harus tetap memaksimalkan upaya percepatan penanggulangan pandemi. Sehingga kembali bisa segera memasuki zona kuning untuk kemudian menuju zona hijau dengan risiko terkontrol. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf di akhir agenda Khotmil Qur’an pagi tadi, Kamis (5/11/2020).   

Dengan persentase kondisi pasien positif Covid-19 di Jawa Timur yang mencapai 88,77% hingga tanggal 4 November 2020, jumlah pasien sembuh di Kabupaten Pasuruan juga ada peningkatan. Dari total 1.663 orang yang terkonfirmasi positif, ada 1.430 orang yang dinyatakan sembuh.  

“Sesudah sempat masuk zona kuning, sekarang kita masuk zona oranye lagi. Ini tantangan bagi kita semua khususnya jajaran Forkopimda dan seluruh jajaran Pemkab Pasuruan dalam lakukan sosialisasi upaya percepatan penanggulangan Covid. Terutama para Lurah, Kades agar tidak jemu-jemunya menggaungkan ke warganya untuk disiplin dalam terapkan protokol kesehatan”, tuturnya.

Masih di kesempatan yang sama, Gus Irsyad sapaan akrab orang nomor satu di Kabupaten Pasuruan tersebut menambahkan tentang kesiapsiagaan lainnya yang juga harus ditingkatkan di musim hujan yang ekstrim saat ini. Sehingga imbas badai La Nina di perairan Samudra Pasifik dapat direduksi dan minimalisir.     

“November-Desember ini kan curah hujan sangat tinggi. Saya sudah tetapkan kondisi darurat siaga bencana dampak La Nina per 1 November 2020. Untuk itu butuh kesiapsiaagaan dan koordinasi BPDD dan Forkopimda. Besok akan kami gelar Apel Siaga Bencana. Tentunya ada persoalan lain yang juga perlu kita antisipasi bersama yaitu wabah DB di tengah pandemi karena tingginya intensitas hujan. Karena itu, Pak Lurah, Camat dan layanan kesehatan kita harus segera disiapkan sebagai upaya preventif“, pesan Bupati. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono Apresiasi Satu Gudep Satu RTLH

Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda...

Article Image
Peringati Hari Kartini, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Komitmen PKK Perkuat Penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Pasuruan

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan punya cara tersendiri dalam memperingati Ha...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Rakornas Kementan, Antisipasi Kemarau Jadi Fokus Utama

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memimpin langsung Rapat Koordinasi Na...

Article Image
Meriahkan Hari Kartini 2026. PERWOSI Kabupaten Pasuruan Gelar Line Dance, Parade Busana dan Donor Darah

Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Pasuruan punya c...

Article Image
Entok Jumbo dan Hias Sukses Dikembangkan di Kabupaten Pasuruan

Apa yang ada di pikiran anda ketika mendengar kata entok, mentok atau yang popul...