Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Cegah Longsor Terus Meluas, Pemkab Pasuruan Bangun 125 Titik Tembok Penahan Tanah

Gambar berita
11 November 2021 (08:00)
Pelayanan Publik
2941x Dilihat
0 Komentar
admin

Datanya musim penghujan berpotensi menimbulkan bencana banjir maupun tanah longsor.

Nah, untuk dapat mencegah bencana tanah longsor terus terjadi, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas PU Bina Marga tahun ini membangun 125 titik tembok penahan tanah (TPT).

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan melalui Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan, Cahyo Fajar mengatakan, TPT dibangun di 24 kecamatan, dan hingga saat ini, rata-rata sudah selesai 50 persen.

"Sudah berjalan dan sekarang rata-rata sudah 50 persen selesai," kata Cahyo, saat ditemui di ruangannya, Kamis (11/11/2021).

Disebutkannya, pada tahap awal, sekitar 70 titik TPT sudah digarap, dan untuk selebihnya masuk tahap kedua. 

”Saat ini masih mengejar penyelesaian tahap pertama,” ungkap Cahyo.

Menurut dia, sebagian TPT sudah selesai. Namun, ada pula yang masih dikerjakan. Sejauh ini, progres tahap pertama masih di kisaran 60 persen. Belum rampungnya pengerjaan disebabkan adanya kendala, mulai dari turunnya hujan, kondisi medan yang susah dan kendala lainnya.

"Banyak kendalanya. Kondisi medan yang agak susah, belum lagi cuaca yang tiba-tiba hujan dan lain sebagainya," pungkasnya.

Bina Marga menargetkan, semua pekerjaan tersebut bisa selesai Desember 2021. Kata Cahyo, pembangunan TPT bertujuan untuk mencegah jalan dan tebing ambrol atau longsor. Dengan dibangunnya TPT, maka jalan akan bisa tahan dari gerusan air.

"Jalannya kuat dan bisa tahan dari gerusan air. Apalagi ketika hujan sedang deras-derasnya. Insya Allah aman," ucapnya.

Di sisi lain, Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan tengah memperbaiki jaringan irigasi di wilayah Kabupaten Pasuruan. total ada 80 jaringan irigasi yan dibenahi. Anggarannya Rp 17 miliar.

Kepala Bidang Pembangunan Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Santi mengungkapkan, pembenahan jaringan irigasi bertujuan agar kondisi jaringan irigasi di wilayah Kabupaten Pasuruan menunjang pertanian.

Sebab, banyak jaringan irigasi yang rusak. Dampaknya, aliran air ke persawahan tidak maksimal. Banyak terjadi kebocoran.

”Kondisi ini jelas membuat tidak nyaman para petani,” kata Santi mendampingi Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Ikhwan.

Sekitar 80 titik jaringan irigasi akan dibenahi tersebar berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan. Seperti Karangrejo, Kecamatan Gempol dan beberapa wilayah lain. 

”Pembenahan sudah berjalan. Targetnya, semua pekerjaan rampung Desember 2021,” tandasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...

Article Image
Jemput Bola. Kantor Imigrasi Pasuruan Buka Layanan Paspor di CFD Pandaan

Layanan kepengurusan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan kini t...