Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Cegah PMK Meluas, Pemprov Jatim Distribusi 18 Ribu Vaksin untuk Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
12 Februari 2025 (05:58)
Kesehatan
912x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendistribusikan sebanyak 870.000 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ke 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, termasuk Kabupaten Pasuruan.

Kali ini, Kabupaten Pasuruan mendapatkan alokasi 18 ribu dosis vaksin dan sudah diambil dari Kantor Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Selasa (12/2/2025) kemarin.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah mengatakan, belasan ribu dosis vaksin tersebut akan mulai disebar ke seluruh Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) di Kabupaten Pasuruan per hari ini, dan ditargetkan selesai alias dihabiskan dalam kurun waktu sebulan ke depan.

"Kami sudah mengambil 18 ribu dosis vaksin PMK di Kantor Dinas Peternakan Provinsi Jatim, selasa kemarin. Hari ini kita mulai sebar ke semua puskeswan," kata Alfiah saat ditemui di kantornya, Rabu (12/2/2025) siang.

Dijelaskan Alfiah, belasan ribu dosis vaksin PMK akan disuntikkan ke ternak sapi potong, kambing dan domba. Sedangkan sapi perah, semuanya telah divaksin, apalagi KUD, Koperasi dan UD Persusuan telah melaksanakan vaksinasi secara mandiri.

Hanya saja, lantaran jumlah dosis vaksin masih belum setara dengan populasi sapi potong, maka vaksin akan disebar ke wilayah dengan kasus PMK cukup banyak, seperti Prigen, Pandaan, Purwodadi, Lekok, Beji, Winongan, Purwosari, Nguling, Puspo dan lainnya.

"Populasi sapi potong kita ada 87 sampai 88 ribu ekor, jadi karena dosis vaksin yang datang jauh lebih sedikit, maka kita prioritaskan pada wilayah dengan kasus PMK yang lumayan banyak," jelasnya.

Selain vaksin PMK, Kabupaten Pasuruan juga menerima bantuan obat-obatan untuk penanganan PMK dan penyakit ikutannya, seperti obat cacing, obat penurun panas, vitamin nafsu makan, vitamin kesuburan, vitamin anti parasit, vitamin injeksi, hingga antibiotik.

"Ada juga analgesik, antihistamin, dan bantuan lainnya. Semuanya telah kami terima," singkatnya.

Lebih lanjut Alfiah menegaskan, sesuai arahan Pemprov Jatim bahwasanya daerah agar mengalokasikan anggaran dari APBD masing-masing sebagai upaya penanggulangan wabah PMK.

Dalam waktu dekat, Pemkab Pasuruan akan menggelontorkan anggaran untuk pembelian sarana prasarana pendukung seperti sprayer, obat obatan tambahan, jarum suntik dan lainnya.

Kata Alfiah, diperkirakan maret atau april mendatang, beberapa kebutuhan yang tidak tercover APBN maupun APBD Provinsi Jatim, akan dipenuhi.

"Masih diusahakan lewat pergeseran anggaran. Insya Allah secepatnya, maret atau april, sarana prasarana seperti beli , obat-obatan yang belum tercover di APBN dan APBD 1 akan dipenuhi," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Malam Tahun Baruan, Mas Rusdi Sidak Pasar Bangil

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo dibuat geram dengan para pedagang yang masih saja...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Bagi-Bagi Bingkisan untuk Relawan Penjaga Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menjelang pergantian tahun baru 2025 ke 2026, Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuru...

Article Image
Kawasan "Kumuh" di Kelurahan Bendomungal Bangil, Kini Cantik

Bangil, sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan terus dipercantik di setiap sudut kot...

Article Image
Buka Sosialisasi Wajar Dikdas 13 Tahun. Merita Rusdi Dorong Anak Pra-Sekolah Siap Masuk SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan menggelar Sosialisasi wajib b...

Article Image
1 Januari 2026, 35 PNS Pemkab Pasuruan Masuki Purna Tugas

Awal tahun 2026 mendatang, sebanyak 35 pegawai negeri sipil (PNS) di Lingkungan...