Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Cegah Polio. 206.543 Anak Di Kabupaten Pasuruan Jadi Sasaran Imunisasi

Gambar berita
15 Januari 2024 (06:59)
Kesehatan
2458x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Sebanyak 206.543 anak di Kabupaten Pasuruan menjadi sasaran imunisasi polio yang dimulai pekan ini.

Vaksinasi ini digelar secara serentak di seluruh wilayah Jawa Timur dan dapat dilaksanakan di semua puskesmas, posyandu, PAUD, TK, RA, Madin dan Sekolah Dasar/MI.

Seperti yang terlihat di Puskesmas Raci, Senin (15/01/2024). Petugas terlihat sibuk memberikan vaksin polio  dua tetes ke setiap anak. 

Di wilayah Puskesmas Raci, total ada 4745 anak yang ditarget selesai diimunisasi. Mereka antusias, lantaran vaksin tidak diberikan dalam bentuk suntikan, melainkan dimasukkan ke mulut seperti obat tetes.

"Karena gak sakit kayak disuntik. Jadi mau diimunisasi," ungkap Dewa, salah satu anak usai diimunisasi. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah menjelaskan, sasaran penerima imunisasi polio di Kabupaten Pasuruan adalah anak-anak mulai usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari alias anak usia 8 tahun kurang 1 hari. 

Oleh karenanya, Ani menghimbau para orang tua untuk membawa anak-anaknya agar segera divaksin polio.

Dari semua wilayah Puskesmas se-Kabupaten Pasuruan, jumlah sasaran penerima vaksin paling banyak di Gempol dan Pandaan.

Untuk wilayah Puskesmas Gempol yang meliputi Puskesmas Gempol dan Kepulungan mencapai 14.976, dan 13.641 anak-anak yang berdomisili di wilayah Puskesmas Pandaan. Sedangkan jumlah terkecil ada di wilayah Puskesmas Tosari, yakni 2484 anak .

Ani menegaskan pentingnya imunisasi polio, terutama agar anak terhindar dari penyakit yang mengakibatkan anak menjadi lumpuh.

"Kalau sudah kena polio, anak tiba-tiba lumpuh lagu mendadak. Makanya kenapa imunisasi ini penting. Meskipun sudah pernah diimunisasi, tapi ini boleh dilakukan dua kali," ujarnya.

Saat ditanya perihal kasus di Kabupaten Pasuruan, Ani menegaskan sampai saat ini belum ada satu kasus polio di Kabupaten Pasuruan. 

Meski begitu, Ia pun berharap kepada seluruh masyarakat untuk tak menganggap remeh penyakit ini.

"Jangan sampai melewatkan imunisasi ini sampai hari sabtu terakhir," tandasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Semakin Di Depan. RSUD Grati Kini Punya Ruang Operasi Canggih

Seiring meningkatnya kebutuhan layanan bedah di ruang operasi dan tingginya kasu...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Bapenda, Bupati Rusdi Ingatkan Sebagai Koreksi Sekaligus Kerja Cerdas

Bupati Rusdi Sutejo buka Forum Konsultasi Publik 2026 dan Forum Perangkat Daerah...

Article Image
Ngangsuh Kaweruh di Ponpes Canga'an Bangil. Pondok Tertua di Indonesia. Ngajinya Kiyai Besar Nusantara

Bangil sebagai Ibukota Kabupaten Pasuruan menyimpan sejarah peradaban islam yang...

Article Image
Maksimalkan Layanan Kesehatan Masyarakat, RSUD Grati Launching Ruang Operasi Smart Operating Theater

Sebagai institusi pelayanan kesehatan yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah, RSUD...

Article Image
Selama Ramadhan 1447 H, Pemkab Pasuruan Tetapkan Jam Kerja ASN 32,5 Jam Sepekan

Sepanjang berlangsungnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah,Pemerintah Kabupaten P...