Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ciptakan Jiwa Wirausaha, UPT LKD Disnaker Kabupaten Pasuruan Latih 96 Peserta

Gambar berita
16 Maret 2021 (16:54)
Pelayanan Publik
2640x Dilihat
0 Komentar
admin

Meski di tengah Pandemi Covid-19, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pasuruan melalui UPT LKD (Latihan Kerja Daerah) terus meningkatkan pelatihan ketenagakerjaan.

Untuk tahun ini, sebanyak 96 peserta yang mulai mengikuti pelatihan sejak awal Januari.

Kepala UPT LKD Disnaker Kabupaten Pasuruan, Sukiswo mengatakan,pelatihan yang digelar tahun ini berasal dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara), dimana puluhan peserta tersebut terbagi menjadi 6 kejuruan. Yakni Komputer, menjahit, processing hasil pertanian, las, otomotif roda dua serta otomotif roda empat.

“Masing-masing kejuruan diikuti oleh 16 peserta, baik laki-laki maupun perempuan,” kata Sukiswo, saat ditemui di kantornya, Selasa (16/03/2021).

Dijelaskannya, selama mengikuti pelatihan, para peserta mendapatkan fasilitas seperti ATK (alat tulis kantor), mamin (makanan dan minuman), baju kerja (kaos dan sepatu), uang transport, masker dan face shield dan sertifikat apabila selesai pelatihan. Sedangkan lama pelatihan antara 30-43 hari, di mana untuk saat ini, pelatihan menjahit dan computer sudah selesai dilaksanakan.

“Kalau sekarang tinggal 4 kejuruan saja, karena pelatihan menjahit dan computer sudah selesai minggu kemarin. Rata-rata pelatihan sebulan, tapi paling lama ada yang 43 hari,” jelasnya.

Lebih lanjut Sukiswo menegaskan bahwa adanya  pelatihan yang difasilitasi Pemerintah Pusat ini bertujuan untuk menggenjot SDM yang memiliki keahlian. Harapannya, apabila selesai pelatihan, para peserta memiliki skill yang bisa dilirik oleh para pencari pekerja ataupun menjadi wirausaha mandiri.

“Semakin banyaknya pelatihan, diharapkan  masyarakat bisa belajar keterampilan. Sehingga, bisa memiliki keahlian untuk meningkatkan perekonomian,” terangnya.

Sementara itu, saat ditanya perihal persyaratan bagi para peserta pelatihan, Sukiswo mengaku tak ada persyaratan harus berijasah minimal SMA, melainkan bisa dari mereka yang hanya berijazah SMP.

“Berijazah SMP bisa, tapi yang diutamakan punya skill dasar, seperti menjahit, las atau yang lain. Dan tentunya warga Kabupaten Pasuruan asli yang ditunjukkan dengan KTP,” tutupnya. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Posko THR Keagamaan Disnaker Kabupaten Pasuruan Mulai Kedatangan Banyak Pekerja

Hingga H-9 Lebaran, Posko Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikan oleh Dinas Ke...

Article Image
Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke 127. Pangdam V Brawijaya : Terima Kasih Pemkab Pasuruan dan Seluruh Prajurit

TNI Manunggal Membangun Desa ke 127 di Kabupaten Pasuruan tahun 2026, dinyatakan...

Article Image
Mensos Gus Ipul Siap Dorong 5 Juta KPM PKH di Jatim jadi Anggota KDMP

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf menyatakan siap mendorong 5 juta Keluarga Pen...

Article Image
Program Stimulus 1% Pembayaran PBB P2 di Kabupaten Pasuruan, Direspon Positif Wajib Pajak

Pemkab Pasuruan memberikan insentif fiskal atau stimulus potongan 1% kepada waji...

Article Image
Kitiran Sewu. Cara Warga Dusun Pronojiwo, Desa Blarang, Kecamatan Tutur Saat Musim Angin

Indonesia kaya akan beragam budaya dan adat istiadat yang turun temurun. Sebuah...