Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

1100 Peserta Meriahkan Lomba Burung Perkutut Nasional

Gambar berita
03 November 2019 (16:54)
Olahraga
5275x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 1100 peserta mengikuti Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut Putaran ke-VIII Piala Bupati Pasuruan Cup IX, di Lapangan Detasemen AU Raci, Sabtu (02/11/2019).

Lomba tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron; dan dihadiri Sekda Agus Sutiadji; Komandan Detasemen AU Raci, Mayor Iwanudin dan undangan lainnya.

Hari Apriyanto, Ketua Panitia pelaksana mengatakan, ada 4 kategori yang dilombakan, di antaranya kategori junior, senior, kategori setengah kerekan (ditarik ke atas dengan ketinggian separuh), maupun kelas hanging. Dari keempat kategori itu, paling banyak adalah peserta yang mengikuti kategori senior dan hanging.

"Bukan hanya peserta yang sudah pernah menang beberapa kali saja, melainkan juga diikuti oleh para pemula. Peserta berasal dari semua daerah di Indonesia, tapi yang paling banyak ya dari Jawa Timur," katanya.

Bagi para pemenang, pihak panitia telah menyediakan doorprize menarik, satu di antaranya adalah 4 unit sepeda motor, berbagai macam peralatan elektronik. Menurut Hari, setiap kategori akan diambil masing-masing 15 dan 20 pemenang yang akan menerima trophy, piala dan hadiah.

"Ada juga 4 sangkar burung perkutut yang kita bagikan melalui pengundian,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron dalam sambutannya mengatakan, burung perkutut mempunyai lambang tersendiri bagi si pemiliknya, terlebih prestise (kehormatan,red) burung perkutut terjadi sejak jaman kerajaan silam.

"Kalau seseorang sudah memelihara perkutut, maka apapun aktifitas si pemilik, akan langsung ditinggalkan hanya untuk merawat burung perkutut," ucapnya.

Oleh karena itu, Gus Mujib - Sapaan akrab Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron berharap agar lomba suara burung perkutut kembali digelar, salah satunya untuk mengulang kejayaan burung yang terkenal dengan keindahan motif bulu dan sangkar yang khas daripada yang lain itu.

"Semoga kita terus melanjutkan tradisi nenek moyang kita, salah satunya dengan merawat burung perkutut. Mari kita jaga satwa dan fauna yang ada di negeri kita, agar mereka juga memiliki habitat yang nyaman, dan tentu saja terjaga kelestariannya," tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...