Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan Gelar Bimtek Pemotongan Hewan Qurban Sesuai Syariat Islam dan Kesrawan

Gambar berita
22 Mei 2025 (12:12)
Pelayanan Publik
277x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tata cara pemotongan hewan qurban yang sesuai dengan syariat Islam dan kesejahteraan Hewan (Kesrawan), Kamis (22/5/2025).

Bimtek tersebut digelar di wilayah Kecamatan Purwodadi dan dihadiri Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan, drh Ainur Alfiah, Perwakilan MUI setempat dan undangan lainnya. Sedangkan pesertanya adalah para takmir masjid di wilayah sekitar.

Menurut Alfiah, tujuan digelarnya Bimtek tak lain agar para takmir masjid maupun masyarakat betul-betul mengetahui bagaimana tata cara pemotongan hewan qurban yang tak hanya sesuai syariat agama islam saja, namun memastikan hewan yang akan disembelih dalam keadaan baik dan sehat.

"Supaya siapapun yang menyembelih hewan qurban paham tata cara pemotongan yang benar menurut syariat islam serta memperhatikan kesejahteraan hewan dan keamanan daging konsumsi," katanya.

Dijelaskan Alfiah, bimtek digelar dalam 13 kali pertemuan dengan menghadirkan dua narasumber, yakni dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) atau Lembaga Takmir Masjid (LTM) maupun Rumah Dakwah serta dari Dinas Peternakan.

Untuk narasumber dari MUI/LTM/Rumah Dakwah membahas tentang tata cara pemotongan hewan qurban sesuai syariat agama islam. Sedangkan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan menjelaskan tentang pemotongan hewan yang sesuai dengan kesejahteraan hewan.

"Kita datangkan narasumber yang ahli dan kompeten di bidang penyembelihan qurban,” singkatnya.

Dengan selesainya Bimtek, Alfiah berharap pelaksanaan ibadah qurban di Kabupaten Pasuruan berlangsung dengan lancar dan tepat dan aman.

"Lancar itu tidak ada kendala apapun. Dan aman artinya semua hewan yang diqurban sehat dan baik sehingga nantinya daging yang mau diberikan ke masyarakat itu ASUH, yakni aman, sehat utuh dan halal," harapnya. (emil)







Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...