Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Cuaca Mendukung, Produksi Garam di Kabupaten Pasuruan, Dimulai

Gambar berita: Cuaca Mendukung, Produksi Garam di Kabupaten Pasuruan, Dimulai

Cuaca mendukung, produksi garam di Kabupaten Pasuruan mulai dilakukan.

Ratusan petani garam yang tersebar di Desa Raci, Kecamatan Bangil, Desa Gerongan dan Kalirejo, Kecamatan Kraton, serta Desa Tambaklekok, Kecamatan Lekok, didorong untuk dapat memproduksi garam sesuai dengan target selama setahun.

Slamet Nurhandoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, pihaknya menargetkan dapat memproduksi garam hingga mencapai 15.250 ton dalam tahun ini. Meski diperkirakan tidak dapat mencapai 100%, akan tetapi setidaknya seluruh petani garam telah menggunakan geo isolator sebagai metode dalam memproduksi garam, serta memaksimalkan 6 rumah prisma yang telah dibangun di Kecamatan Lekok.

“Persiapan sudah selesai dilakukan oleh para petani garam, dan sekarang sudah mulai produksi, baik yang geo isolator maupun rumah prisma,” kata Slamet saat ditemui di kantornya, Kamis (17/05/2018).

Khusus untuk rumah prisma, para petani garam tak hanya sudah memproduksi garam saja, melainkan panen meski jumlahnya tidak sebanyak dengan menggunakan metode geo isolator. Kata Slamet, rumah prisma di Desa Tambaklekok hanya berukuran 7 X 7 meter dan dalam sekali panen menghasilkan antara 2-2,5 ton garam, sedangkan dengan geo isolator bisa panen hingga dua ,tiga bahkan berlipat lipat dari rumah prisma.

“Kita jalankan dua-duanya, mumpung cuaca lagi bagus-bagusnya,” singkatnya.

Seperti diketahui, luasan tambak garam di Kabupaten Pasuruan mencapai 243,2 hektar, dengan rincian 150,7 hektar tersebar di Desa Raci, Kecamatan Bangil, 71,5 hektar di Desa Gerongan, 13,5 hektar di Desa Kalirejo, serta 7,5 hektar di Desa Tambaklekok. Untuk mendukung pencapaian target tahunan, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan pada tahun ini mendapat bantuan perbaikan saluran air dan pembangunan jalan produksi garam dari Pemprov Jatim sebesar Rp 600 juta. Bantuan tersebut menurut Slamet baru akan direalisasikan antara bulan Juli-Agustus mendatang.

“Sekarang ini masih dalam tahapan lelang, kami perkirakan setelah lebaran baru selesai,” jelasnya.

Tak hanya bantuan dari Pemprov  saja, Pemerintah Pusat juga memberikan pinjaman dengan bunga 4% setahunyang diperuntukkan bagi para petani garam di Kabupaten Pasuruan. Dijelaskan Slamet, pinjaman tersebut nilainya tak terbatas, sehingga pihaknya berharap dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Syaratnya memang harus punya angguna atau jaminan, karena ini adalah pinjaman bunga murah. Besarannya beragam tergantung kemampuan petani, kalau mau Rp 25 juta bisa dengan BPKB. Tapi kalau nilainya di atas Rp 100 juta atau Rp 500 juta dengan menggunakan sertifikat tanah atau rumah,” beber dia. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...