Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Percepat Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Tingkatkan Ekspor

Gambar berita
23 September 2020 (09:01)
Ekonomi
2792x Dilihat
0 Komentar
admin

Mempercepat pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Pusat melalui  Kementerian Perdagangan mulai melakukan beberapa strategi. Diantaranya dengan meningkatkan realisasi aktivitas ekspor ke beberapa negara. Fokusnya adalah pendekatan pasar hingga tahun 2021.

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto mengatakan, negara tujuan ekspor yang dinilai sudah pulih dan mulai pulih dari pandemi diantaranya adalah Australia, Selandia Baru,Inggris, Jerman, Italia, Prancis, Uni Emirat Arab, Arab Saudi dan Kuwait. Juga Qatar serta negara-negara di kawasan Afrika, seperti Aljazair dan Amerika Utara yakni Kanada dan Meksiko.

“Dalam jangka pendek, Kemendag juga fokus dalam pengembangan ekspor terhadap produk yang mengalami pertumbuhan positif selama pandemi di antaranya makanan dan minuman olahan, alat kesehatan, produk pertanian, perikanan dan agroindustry. Sedangkan produk yang diperkirakan akan pulih pascapandemi di antaranya otomotif, tekstil, alas kaki, elektronik dan besi baja”, ujarnya dalam Jakarta Marketing Week 2020 yang diadakan secara virtual di Jakarta, Minggu (20/09/2020) seperti dikutip dalam laman antaranews.com.

Pengembangan produk baru yang muncul saat pandemi yakni produk farmasi dan produk ekspor baru yang merupakan hasil relokasi industri dari beberapa negara ke Indonesia juga tidak luput dari perhatian. Sementara untuk jangka menengah, Kementerian Perdagangan mempertahankan produk yang memiliki daya pasar yang kuat, peningkatan pangsa pasar produk potensial dan pemulihan produk selama lima tahun ke depan. Khususnya produk yang selama pandemi kehilangan pangsa pasar.

Surplus sebesar 11,05 Miliar dollar AS yang dicapai dari kinerja ekspor Indonesia selama periode Januari-Agustus 2020 jauh lebih baik dari periode yang sama tahun lalu yang mengalami defisit 2,06 miliar dollar AS. Secara total, kinerja ekspor mencatat 103,15 milliar dollar AS.

Ditinjau dari negara tujuan ekspor, China masih menjadi negara yang mendominasi keran ekspor Indonesia dengan 18,19 persen, disusul dengan Amerika Serikat (12,08%), Uni eropa (8,7%), Jepang (8,5%), India (6,41%), Singapura (6,17%) dan Malaysia (4,16%). (Dani+Eka Maria)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...

Article Image
Mas Rusdi Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan

Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu repot-repot ke luar daerah untu...

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...