Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Era Disrupsi, Menteri BUMN Dorong Pemkab Pasuruan Majukan Ekonomi Digital

Gambar berita
06 Mei 2022 (23:29)
Pelayanan Publik
2494x Dilihat
0 Komentar
admin

Bersilaturahim bersama Bupati Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati Mujib Imron, Menteri BUMN Erick Tohir menyampaikan dukungannya kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Pasuruan. Diantaranya dengan terus mendorong kebangkitan ekonomi pasca pandemi melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi digital.

Disampaikan secara gayeng dan penuh keakraban dalam diskusi ringan di sela-sela jamuannya di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) tersebut menitipkan beberapa pesan pentingnya. Bahwa Pemerintah Daerah harus lebih memaksimalkan era perubahan sebagai modal untuk memajukan perekonomian masyarakat.

“Era disrupsi digital terjadi. Banyak perubahan di masyarakat dalam membuka lapangan kerja ataupun kesempatan berusaha. Karena itu, kita sebagai bangsa besar dengan kekayaan sumber daya yang luar biasa harus benar-benar dimanfaatkan untuk pertumbuhan ekonomi nasional. Apalagi kita punya budaya akhlak yang luar biasa dan punya kemampuan kapabilitas yang harus terus ditingkatkan,” ujarnya pada hari Kamis (5/5/2022) malam.

Maka dari itu, Erick kembali menggarisbawahi dukungannya terhadap kebangkitan ekonomi di tanah air. Baik ekonomi secara menyeluruh maupun ekonomi muslim dengan memanfaatkan platform digital. Menurutnya, kuncinya terletak kepada perubahan paradigma. Sama halnya dengan perspektif industri halal.

“Sebagai negara muslim terbesar, coba berapa produksi industri produk halal. Kita hanya konsumtif. Tidak membangun ekosistem daripada ekonomi muslim. Sehingga sering terjebak ekosistem eknoomi yang dibuat negara lain. Makanya kita harus membangun ekosistem ekonomi Indonesia di era perubahan yang terjadi saat ini,” tuturnya.

Menteri BUMN menambahkan, pemulihan ekonomi juga dapat dilakukan dengan mengoptimalkan potensi wisata yang dimiliki setiap daerah. Baik wisata alam, budaya maupun wisata religi. Seperti halnya yang saat ini terus dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten dan Kota Pasuruan.

“Sinergisitas aset BUMN dengan Pemda diantaranya dalam memajukan dunia pariwisata. Apalagi 100 persen industri pariwisata di Indonesia, tamu asingnya hanya 28 persen, senilai 300 trilyun. Sedangkan wisata lokalnya sampai 72 persen. Jadi lebih banyak bergantung wisata dalam negeri, apakah wisata religi ataupun wisata alam,” jelasnya dengan penuh semangat.

Oleh karenanya, Erick mewanti-wanti agar Pemerintah Daerah mampu mengeksplorasi potensi wisatanya. Tentunya hal itu harus dibarengi dengan peningkatan pengelolaan objek wisata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dengan potensi wisata kita yang luar biasa, jangan sampai kesempatan ini diambil oleh orang lain. Saya berharap, sinergisitas, kesempatan kita meningkatkan kemampuan masing-masing daerah untuk meningkatkan perekonomian. Tidak terkecuali membangun pendidikan pesantren yang selama ini merupakan mercusuar peradaban bangsa. Sehingga menjadi ekosistem besar untuk menumbuhan ekonomi kita. Kami juga siapkan program pendidikan untuk santri di pesantren. Juga bekerjasama dengan Baznas untuk memberikan beasiswa bagi para santri agar dapat melanjutkan studinya,” tandasnya.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Menteri Erick meresmikan Kota Tua Pasuruan sebagai salah satu kawasan ikon wisata di Jawa Timur. Kehadirannya sekaligus memberikan dukungannya terhadap pengembangan Kota Tua.

Didampingi Walikota Pasuruan Syaifullah Yusuf, Wakil Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, Bupati Irsyad Yusuf dan Wakil Bupati Mujib Imron, Erick berkesempatan membuka operasi pasar murah minyak goreng dan gula di depan Gedung Harmonie.

Sebelumnya, Menteri Erick mengunjungi kediaman KH Idris Hamid di Pesantren Bait Al Hikmah. Kemudian dilanjutkan dengan menyerahkan bantuan untuk para pelaku UMKM dan beasiswa untuk anak berkebutuhan khusus. Berikut memberikan sarana dan prasarana untuk Pondok Pesantren Wahid Hasyim. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Banjir Masih Rendam 3 Kecamatan. BNPB, Pemprov Jatim dan Pemkab Pasuruan Terus Support Bantuan Warga Terdampak

Hingga hari ini, sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, masih terendam banjir.D...

Article Image
10 Ribu Nasi Bungkus Sudah Didistribusikan ke Warga Terdampak Banjir

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Article Image
Wabup Gus Shobih dan Kalaksa BPBD Jatim Sambangi Warga Terdampak Banjir di Kedungringin

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menyambangi warga terdampak banjir di Desa...

Article Image
Banjir Terjang 11 Kecamatan. Pemkab Pasuruan Bantu Evakuasi Warga, Aktifkan Shelter Bencana Sampai Distribusikan Ribuan Nasi Bungkus

Intensitas hujan yang sangat deras ditambah angin kencang selama lebih dari dua...