Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Penerapan Tata Kenormalan Baru Melalui TIK, Keniscayaan di Tengah Pandemi Covid-19

Gambar berita
13 Juli 2020 (15:17)
Pelayanan Publik
2888x Dilihat
0 Komentar
admin

Penerapan kenormalan baru (new normal) merupakan sebuah keniscayaan di tengah pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhir. Sehingga dengan dukungan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) akan dapat mempercepat penerapan industri 4.0. Demikian disampaikan Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Hukum, Henri Subiakto dalam webinar yang diselenggarakan BAKTI Kominfo dan Komisi I DPR RI dari Jakarta, Minggu (12/07/2020).

New normal ini sebuah kenscayaan, kenapa? Bahwa kita tahu virusnya itu tidak hilang, virusnya sampai sekarang masih ada dan masih berbahaya sekali. Karena apa? Kalau diam yang membunuh kita bukan hanya virusnya, tetapi kita tidak bisa mendapatkan nafkah, pencarian. Itulah kenapa Bapak Presiden mengatakan bahwa sekarang ekonomi digerakkan lagi, karena kalau tidak digerakkan banyak perusahaan yang jatuh, sudah banyak perusahaan yang tidak kuat untuk menahan PHK. Nah, ini harus dibuka,” katanya.

Di sisi lain, Henry berpesan agar masyarakat perlu berhati-hati terhadap Covid-19 yang mengancam, bahkan membunuh diri sendiri dan keluarga akibat keganasannya. Meskipun memang dalam kondisi saat ini setiap orang tentu tidak bisa berdiam diri. 

“Dengan pemberlakuan kenormalan baru, protokol kesehatan tidak bisa ditunda dan ditawar untuk dipatuhi. Oleh karena itu, masyarakat harus tetap menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak di era new normal”, tuturnya.

Dalam webminar yang diikuti pelajar dan mahasiswa asal Sumatera Utara tersebut, Henry menekankan bahwa perubahan yang terjadi di dunia akibat pandemi Covid-19 juga dilihat dari beberapa aspek. Di sektor TIK justru bisa dimaksimalkan dan bersinergi dengan pandemi.  

“Tampaknya justru teknologi dan Covid ini bisa bersinergi, hikmahnya begitu. Kita malah sekarang kecepatannya luar biasa untuk menuju kepada kondisi yang disebut sebagai teknologi industri 4.0, atau nanti setelah new normal ada next normal”, tandasnya.

Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga tersebut mencontohkan, jika sebelum Covid-19 banyak orang terkagum dengan universitas ternama seperti Harvard University yang dalam proses pembelajarannya menggunakan teknologi digital. Saat ini justru hampir semua perguruan tinggi di dunia telah memanfaatkannya, termasuk di Indonesia.

“Sekarang ternyata itu menjadi keharusan, tidak saja lagi harus Harvard. Kita-pun di Indonesia mau tidak mau kalau ngajar menggunakan teknologi digital. Ini yang terjadi dan itu semacam keniscayaan”, ungkapnya.

Dalam webinar bertema “Membekali Diri dengan Kemampuan TIK di Era New Tatanan Kehidupan Normal Baru” menghadirkan beberapa narasumber. Ketua Komisi I DPR RI Meutya V. Hafid dan CEO and Founder Pinhome Dayu Dara Permata. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ini Pesan Mas Bupati Rusdi Untuk Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan

Bupati Pasuruan,  Rusdi sutejo menghimbau seluruh jamaah untuk  senant...

Article Image
Ribuan Warga Kabupaten Pasuruan Berangkat Haji

Ribuan warga Kabupaten Pasuruan, berangkat haji, Rabu (22/4/2026).Dari catatan K...

Article Image
Sekdaprov Jatim, Adhy Karyono Apresiasi Satu Gudep Satu RTLH

Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda...

Article Image
Peringati Hari Kartini, Merita Rusdi Sutejo Tegaskan Komitmen PKK Perkuat Penurunan AKI dan AKB di Kabupaten Pasuruan

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan punya cara tersendiri dalam memperingati Ha...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Rakornas Kementan, Antisipasi Kemarau Jadi Fokus Utama

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, memimpin langsung Rapat Koordinasi Na...