Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Jumlah Orang Asing Bekerja di Kabupaten Pasuruan, Semakin Banyak

Gambar berita
28 Januari 2020 (14:45)
Pelayanan Publik
4281x Dilihat
0 Komentar
admin

Dari tahun ke tahun, jumlah orang asing yang bekerja di Kabupaten Pasuruan, semakin meningkat. Sebagai buktinya, pada 2018 hanya ada 424 tenaga kerja asing (TKA). Akan tetapi, jumlahnya bertambah menjadi 562 orang.

Kabid Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Kabupaten Pasuruan, Suhartana mengatakan, TKA yang bekerja di Kabupaten Pasuruan harus memenuhi aturan perizinan yang telah ditentukan. Dalam hal ini ada tiga jenis perizinan. Yakni bagi TKA yang hanya bekerja di Kabupaten Pasuruan, perizinannya dikeluarkan oleh Disnaker Kabupaten Pasuruan. Sedangkan TKA yang bekerja lebih dari satu tempat, tapi masih dalam satu provinsi, maka izinnya dikeluarkan oleh Disnaker Provinsi. Sedangkan, bagi yang antar provinsi, perizinannya dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja

“Ya memang semakin banyak, seiring jumlah perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) yang baru dan menginvestasikan modalnya di Kabupaten Pasuruan,” katanya.

Di sela-sela kesibukannya, Selasa (28/01/2020), Suhartana menjelaskan, Dari rincian 562 TKA 2019, paling banyak berasal dari Jepang yang jumlahnya, mencapai 286 orang.

Disusul kemudian adalah TKA dari RRC (Republik Rakyat China) dengan 127 pekerja, Korea Selatan dengan 56 pekerja,serta Taiwan 32 pekerja. Selebihnya dari Jerman, Malaysia, Switzerland, Austria, India, dan Italia.

Untuk TKA sebagian besar bekerja di perusahaan modal asing (PMA) mulai dari kawasan PIER, wilayah barat seperti Gempol, termasuk di timur seperti Kejayan. TKA ini biasanya menduduki di top level manajemen

“Paling banyak memang dari Jepang, karena investasi yang paling banyak adalah perusahaan Jepang. Maka sudah pasti banyak orang jepangnya yang bekerja di Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya.

Di sisi lain, semakin banyaknya jumlah orang asing di Kabupaten Pasuruan, disebabkan oleh beberapa hal. Kata Hartana, factor utama semakin bertambahnya jumlah tenaga kerja asing di Kabupaten Pasuruan tak lain karena banyaknya mesin baru yang harus ditrial and error (mencoba dan gagal dan mencoba lagi sampai berhasil), dan kebanyakan berasal dari Jepang.

“Naiknya TKA tahun kemarin karena di perusahaan ada mesin baru yang datang. Jadi, ada tenaga ahli yang juga dari tenaga asing. Biasanya, hanya 2-6 bulan. Karena sebentar, untuk retribusi tenaga asing langsung ke pusat,” ujarnya.

Sementara itu, dengan semakin meningkatnya jumlah TKA, Pemkab Pasuruan mendapatkan retribusi dari Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA). (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...