Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Program MBG Mulai Diterapkan di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita: Program MBG Mulai Diterapkan di Kabupaten Pasuruan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya sampai di Kabupaten Pasuruan.

Program ini resmi dimulai sejak Senin (17/2/ 2025) kemarin, dimana untuk pelaksanaan MBG ini dipusatkan di dapur yang telah ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Lokasinya berada di Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan.

Sedangkan sasaran MBG di Kabupaten Pasuruan kali ini adalah 3.022 siswa, mulai dari tingkat TK hingga SMA di wilayah Kecamatan Pandaan.

Salah satu sekolah penerima manfaat program MBG yakni SMAN 1 Pandaan. Di sekolah ini tercatat ada 1307 pelajar yang mendapatkan MBG dengan menu berganti-ganti di setiap harinya.

Kepala SMAN 1 Pandaan, Teguh Hariawan melalui Waka Kesiswaan, Imad mengatakan, untuk hari pertama, menu makanan yang diberikan kepada siswa meliputi nasi, ayam goreng tepung (Kentucky), tempe goreng, tumis sawi putih wortel dan semangka potong.

Sedangkan di hari kedua, menu nasinya terdiri dari nasi, ayam saus asam manis, tahu goreng, tumis bayam jagung dan semangka potong.

Bagaimana respon siswa saat menyantap menu MBG? Imad menegaskan seluruh siswa menerima dengan baik. Dalam artian menyukai menu masakan yang mereka konsumsi.

"Kalau secara garis besar semua siswa menerima dengan baik dan menyatakan kalau masakannya enak. Baik menu di hari pertama maupun di hari kedua," ungkapnya.

Saat ditanya sampai kapan MBG berlaku untuk sekolah mereka? Imad mengaku mendapatkan informasi sementara bahwa program ini diberikan sampai tanggal 26 pebruari mendatang. Sedangkan kelanjutannya, pihaknya belum mendapatkan informasi lagi.

"Kalau info awal yang kami terima, program MBG ini diberikan sampai tanggal 26 Pebruari. Mudah-mudahan ada kelanjutannya," singkatnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Aisyah menjelaskan, menu yang disajikan pada hari pertama ini telah memenuhi standar gizi yang telah ditentukan.  

Meski begitu, Aisyah menyampaikan pihaknya akan terus memantau dan menampung keluhan dari para penerima manfaat.  

Hal ini bertujuan untuk mendapatkan masukan yang dapat digunakan untuk melakukan perubahan menu, namun tetap harus sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan.

"Kita akan mengawasi terus apa yang diberikan kepada siswa-siswi. Apabila ada saran akan menjadi masukan agar penerima manfaat tetap bisa menerima," tegasnya. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...

Article Image
Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 4,07 Triliun

Pemkab Pasuruan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp4,07 Triliun, Fokuskan Anggaran...

Article Image
Pembangunan Pintu Pengendali Air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Winongan Rampung 100%

Pembangunan pintu pengendali air di Dusun Gambiran, Desa Bandaran, Kecamatan Win...

Article Image
Puncak Hari Santri Nasional, Ribuan Masyarakat Kabupaten Pasuruan Diajak Bersholawat bersama Habib Bidin dan Majelis Az Zahir

Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2026, Pemerintah Kabupaten...