Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Di Masa Pandemi, Santri Harus Jadi Kader Protokol Kesehatan

Gambar berita
09 Maret 2021 (15:12)
Pelayanan Publik
2820x Dilihat
0 Komentar
admin

Santri harus menjadi kader dalam protokol kesehatan, baik di lingkungan pondok dan juga lingkungan tempat tinggal masing-masing. Pesan tersebut disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dalam agenda Silaturahmi dalam rangka Pesantren Sehat Indonesia Kuat di Pondok Pesantren Ngalah, Kecamatan Purwosari, Senin (8/3/2021).

Meskipun saat ini kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan sudah cukup terkendali, masyarakat tidak boleh lengah. Tidak terkecuali para santri di Pondok Pesantren Ngalah. Terkait penerapan PPKM Mikro di Kabupaten Pasuruan sendiri merupakan langkah ikhtiar sekaligus usaha Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mengurangi persebaran kasus positif.

“Covid-19 harus diambil hikmahnya. Hikmahnya harus menjaga pola hidup bersih. Juga harus selalu menjaga kesehatan. Tidak terkecualu di kalangan santri dan lingkungan Pondok Pesantren di Kabupaten Pasuruan, khususnya di Pondok Pesantren Ngalah”, pesan Bupati.

Bupati menambahkan, hikmah lainnya dari pandemi adalah penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang lebih sering dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih saat ini semua kegiatan dari berbagai sektor tidak terlepas dari bantuan TIK, terutama dalam bidang pembelajaran. Oleh karena itu, seluruh santri juga harus mampu beradaptasi dan mengerti tentang penggunaan teknologi informasi.

“Santri juga harus paham dengan teknologi informasi dikarenakan pembelajaran harus daring. Sehingga nanti sudah bisa beradaptasi dan menguasai. Sehingga harapannya nanti cepat beradaptasi dan menguasai bidang-bidang yang menggunakan TIK”, himbaunya.

Hadir dalam kegiatan, Pengasuh Pondok Pesantren Ngalah, KH. Sholeh Bahruddin dan Santri Putra dan Putri Pondok Pesantren Ngalah. Juga Ketua Komunitas Averroes, Sutomo dan Rusdiono dari tim Sampoerna Untuk Indonesia (SUI). Di akhir acara, Bupati berkesempatan untuk menyerahkan bantuan kesehatan secara simbolik untuk para santri. Berikut penyematan rompi Santri Husada kepada mereka yang diberi amanah sebagai petugas Pos Kesehatan Pesantren. (Iguh+Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...

Article Image
Bosai Mineral Group dan SIER Lakukan Kunjungan Tindak Lanjut ke Bupati Pasuruan, Komitmen Investasi Diperkuat

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan tindak lanjut dari PT. Bosai Mi...

Article Image
Atasi Masalah Sampah, Pemkab Pasuruan Gandeng PT. RWM Terapkan Teknologi RDF

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan...

Article Image
MoU dengan PT RWM. Bupati Mas Rusdi Targetkan 2-3 Tahun Mendatang, Kabupaten Pasuruan Bebas Timbulan Sampah di TPA

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menargetkan 2-3 tahun mendatang, tak ada lagi timb...