Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Targetkan Peningkatan Konsumsi Makan Ikan

Gambar berita
12 Juni 2019 (13:06)
Pelayanan Publik
4105x Dilihat
0 Komentar
admin

Meski belum ada target dari Pemprov Jatim, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pasuruan yakin dapat meningkatkan target konsumsi makan ikan tahun ini hingga 30 kg perkapita per kapita.

Slamet Nurhandoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, dalam dua tahun terakhir, tingkat konsumsi makan ikan di Kabupaten Pasuruan terus naik. Yakni dari 22kg menjadi 27,67 kilogram per kapita per tahun. Dari situlah, angka 30 kg per kapita per tahun menjadi angka yang bisa dicapai dalam hal konsumsi makan ikan.

“Kita akan terus berikhtiyar untuk mengajak masyarakat agar semakin gemar makan ikan. Menjadikan ikan sebagai lauk utama di rumah,” kata Slamet saat ditemui di kantornya, Rabu (12/06/2019).

Guna mengejar target tersebut, Dinas Perikanan dan Kelautan menggiatkan berbagai program yang menyasar ke pelajar. Utamanya gemarikan ke sejumlah SD dan SMP di Kabupaten Pasuruan. Kata Slamet, total ada 4 kegiatan sosialisasi gemarikan yang dilaksanakan. Dua diantaranya sudah dilakukan, yakni di SDN Gejugjati, Lekok dan di Kecamatan Prigen.

“Sasaran kita adalah anak sekolah, yakni anak-anak SD dan SMP. Karena dipandang perlu dilakukan pencerahan tentang keuntungan menkonsumsi makan ikan,” jelasnya.

Keuntungan yang dimaksud adalah kandungan gizi yang ada di dalam ikan. Menurut Slamet, daging ikan segar mempunyai serat-serat protein yang lebih pendek daripada serat-serat protein daging sapi atau daging ayam. Sehingga penyerapan protein ikan lebih tinggi dibanding daging lain pada jaringan tubuh kita.

“Ikan mengandung mineral sebagai kekuatan tubuh dan protein yang bagus untuk kesehatan dan lemak. Selain itu juga untuk ketahanan tubuh. Ikan juga harganya terjangkau. Terutama ikan lele, dan potensi ikan lele di daerah Mina Politan di Kedungringin, Kedungboto dan Gunung Gangsir dan di kecamatan lain juga bagus perkembangannya,” tandasnya kepada Suara Pasuruan.

 

Lebih lanjut Slamet menegaskan bahwa pihaknya tak henti-hentinya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya manfaat menkonsumsi ikan, termasuk di wilayah pegunungan. Selain sosialisasi ke sekolah, berbagai macam cara lain juga dilakukan, seperti pameran, pasar keliling, bazaar, gelar produk perikanan, lomba masak serba ikan, pelatihan pengolahan hasil perikanan,  serta sosialisasi forikan (Forum  Peningkatan Konsumsi Makan Ikan) di tingkatan PKK.

“Kita juga ajak ibu-ibu untuk menularkan pentingnya konsumsi makan ikan ke anak-anak. Karena ibu khan yang menjadi kepala dapur. Jadi kita sasar semua lini, mulai dari anak-anak sampai ibu-ibu,” imbuhnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...