Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Dinsos Gelar Rakor Untuk Pendamping Program Keluarga Harapan

Gambar berita
16 Mei 2018 (15:18)
Pemerintahan
4366x Dilihat
0 Komentar
admin

Demi melancarkan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Pasuruan, Dinas Sosial (Dinsos) melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan para pendamping yang bertugas di sembilan kecamatan dari total 24 kecamatan diseluruh Kabupaten Pasuruan. Rakor yang digelar Rabu (16/5/2018) pagi di Gedung Serbaguna Pemkab Pasuruan tersebut difokuskan kepada pendamping untuk meningkatkan keterampilan Family Development Session (FDS).

Kabupaten Pasuruan adalah salah satu daerah yang bertambah jumlah penerima program keluarga harapan. Sebelumnya, keluarga penerima manfaat (KPM) berjumlah 43.882. Dan pada 2017 lalu bertambah menjadi 48.700 KPM. Dengan begitu jumlah tambahan total 4818 diberikan oleh Kementrian Sosial (Kemensos) pada tahun lalu.

Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Gunawan Wicaksono menghimbau kepada seluruh pendamping yang bertugas diseluruh Kecamatan yang ada di lingkungan Kabupaten Pasuruan untuk lebih aktif dalam melatih para warga. Karena itu, ia meminta para pendamping memiliki keterampilan agar dapat ditularkan.

 “Jadi para pendamping harus meningkatkan pengetahuan, pemahaman mengenai pentingnnya pendidikan, kesehatan dan pengelolaan keuangan bagi keluarga. Karena itu sudah tugasnya,” ujarnya.

Dalam tujuan awal, PKH memang diturunkan untuk menciptakan perubahan perilaku dan kemandirian keluarga penerima manfaat dalam mengakses layanan kesehatan dan pendidikan serta kesejahteraan sosial. Selain itu juga untuk mengurangi angka kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Dari data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, angka kemiskinan di Kabupaten Pasuruan mencapai 165.64. Hal tersebut jauh sangat turun dari tiga tahun kebelakang, terutama pada tahun 2016 yang mencapai angka 168.060.

“Maka dari itu peran pendamping untuk menyukseskan program PKH ini sangat besar. Karena program perlindungan sosial seperti ini adalah bagian penting dalam strategi pembangunan. Perlindungan sosial bertujuan mengurangi risiko sosial, meningkatkan kesetaraan dan mengurangi kemiskinan,” jelasnya. (HS)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...