Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Diresmikan Bupati Mas Rusdi Awal Maret 2026, Puskesmas 24 Jam Kian Banyak Dikunjungi Masyarakat

Gambar berita
04 September 2026 (08:08)
Kesehatan
73x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Sejak diresmikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo sekitar 6 bulan lalu, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas layanan Puskesmas 24 jam. Hal itu terpantau dari tingkat kunjungan dan jumlah pasien yang kian hari terus bertambah di beberapa Puskesmas. Sebut saja Puskesmas Raci, Puskesmas Ambal-ambil, Puskesmas Pohjentrek dan Puskesmas Lumbang.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan diketahui, terhitung mulai Januari hingga akhir Juli 2026, jumlah pasien yang berobat ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Raci sebanyak 1.119 orang dari sebelumnya 240 orang pada tahun 2025 dan Puskemas Ambal-ambil sebanyak 399 pasien dari sebelumnya 75 pasien yang berobat di tahun sebelumnya. Sedangkan di Puskemas Pohjentrek, sudah ada 879 pasien dari 498 pasien di tahun sebelumnya. Lantas bagaimana dengan tingkat kunjungan IGD di Puskesmas Lumbang? Sedikitnya 1.388 pasien tercatat mendapatkan layanan kesehatan kegawatdaruratan atau meningkat signifikan jika dibandingkan satu tahun silam yakni 280 pasien.

Kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Pasuruan, dr Arma Roosalina, respon dan pemanfaatan Puskesmas 24 jam oleh masyarakat menunjukkan tren yang sangat positif dan signifikan. Gambarannya, IGD Puskesmas Ambal-ambil misalnya. Jumlah pasien meningkat hingga 399 kunjungan dari yang sebelumnya di tahun 2025 yang hanya 75 kunjungan. Hal itu merupakan salah satu bukti bahwa eksistensi layanan kegawatdaruratan 24 jam sangat dirasakan manfaatnya dan dapat diakses aktif oleh masyarakat. Khususnya pada jam-jam diluar jam kerja regular.

“Total ada 33 Puskesmas 24 jam mampu memberikan layanan IGD dan Persalinan 24 jam yang dapat diakses warga Kabupaten Pasuruan di setiap Kecamatan. Terdiri dari 17 Puskesmas Rawat Inap dan 16 Puskesmas Rawat Jalan. 8 Puskesmas diantaranya ditetapkan sebagai Puskesmas PONED atau Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar,” tandasnya pada saat hadir dalam Talkshow “Sapa OPD” di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Suara Pasuruan pada hari Kamis (3/9/2026).

dr. Arma memastikan, setiap Kecamatan telah memiliki 1 Puskesmas 24 jam. Hal tersebut menjamin pemerataan akses layanan kesehatan emergensi, sehingga tidak ada masyarakat yang terkendala jarak saat membutuhkan pertolongan medis darurat.

Selain layanan IGD dan Persalinan 24 jam yang siap menangani kasus persalinan normal maupun penanganan awal kegawatdaruratan ibu hamil dari bayi baru lahir, masyarakat juga dapat mengakses layanan Ambulans Emergensi 24 jam yang siap menjemput pasien rujukan antar fasilitas kesehatan.

“Alhamdulillah seluruhnya beroperasi 24 jam. Strategi kami dalam memenuhi ketersediaan SDM Puskesmas 24 jam dengan mengoptimalkan penugasan dari beberapa OPD. Kepada seluruh warga, jangan ragu mendatangi IGD Puskesmas terdekat jika mengalami kondisi darurat kesehatan, kecelakaan atau akan melahirkan. Cukup membawa kartu identitas dan kepesertaan JKN atau BPJS Kesehatan untuk kemudahan administrasi dan segera mendapatkan penanganan terlebih dahulu,” tuturnya bersemangat.

Lebih lanjut, perempuan berpembawaan kalem yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur RSUD Bangil tersebut tak lupa menghimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan Call Center 112 yang diampu Dinas Komunikasi dan Informatika, jika membutuhkan pertolongan kegawatdaruratan. Sebaliknya, ia bersama seluruh jajaran Dinas Kesehatan P2KB siap memberikan layanan terbaik melalui Puskesmas 24 jam.

“Yang saya banggakan saya cintai saya sayangi seluruh tenaga kesehatan di jajaran Dinkes P2KB, jangan patah semangat berikan pelayanan terbaik dengan penuh keikhlasan untuk masyarakat. Karena itulah tujuan keberadaan kita sebagai ASN jajaran Pemkab Pasuruan,” ujarnya seraya tersenyum.

Merespon hal tersebut, Kepala Puskesmas Ambal-ambil, dr Umi Murdiyaningsih menyatakan komitmennya untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Diantaranya dengan terus berusaha memenuhi SDM dan sarana prasarana Puskesmas 24 jam dengan intens berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan P2KB.

“Kami ada layanan persalinan 24 jam sangat membantu. Dulu awalnya tidak pernah ada layanan itu di Puskemas. Sampai sekarang sudah ada 8-9 pasien kasus persalinan. Dari segi administrasi persalinna, kami bekerjasama dengan Dispendukcapil berkaitan dengan penerbitan Akta Kelahiran, Kartu Keluarga juga. Sehingga bisa lebih memudahkan pasien yang baru saja melahirkan.

Setali tiga uang dengan Kepala Puskesmas Raci, dr Sakinah yang turut hadir dalam acara dialog interaktif yang berlangsung sangat dinamis dan gayeng tersebut. Ia bersama timnya berupaya mengoptimalkan layanan kegawatdaruratan. Baik IGD maupun layanan Persalinan 24 jam.

“Kalau masyarakat butuh pertolongan cepat saat darurat, silahkan ke Puskesmas Raji, buka 24 jam. Nanti kami bisa cek dulu tingkat kegawatdaruratan sakitnya apa. Misalnya pasien ada riwayat keluhan jantung ya kami tidak akan berikan penanganan injeksi- yang kontra indikasi. Atau ternyata punya kencing manis atau apa yang perlu dirujuk dan ditelaah lebih lanjut dalam pengobatannya. Yang penting jangan lupa membawa identitas,” pungkasnya. (Eka Maria)

Nanti kami bisa cek dulu tingkat kegawatdaruratan sakitnya apa. Misalnya pasien ada riwayat keluhan jantung ya kami tidak akan berikan penanganan injeksi- yang kontra indikasi. Atau ternyata punya kencing manis atau apa yang perlu dirujuk dan ditelaah lebih lanjut dalam pengobatannya. Yang penting jangan lupa membawa identitas,” pungkasnya. (Eka Maria)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sasar Sekolah-Sekolah dan Komunitas Masyarakat . DInkes P2KB Lakukan Skrining TB

Sebagai langkah deteksi dini penularan penyakit menular, Dinas Kesehatan, Pengen...

Article Image
Diresmikan Bupati Mas Rusdi Awal Maret 2026, Puskesmas 24 Jam Kian Banyak Dikunjungi Masyarakat

Sejak diresmikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo sekitar 6 bulan lalu, semak...

Article Image
Pemkab Pasuruan Gelar Rakor Penguatan Kemitraan Lintas Sektor. Bahas Upaya Turunkan Kasus HIV, TBC dan Malaria

Penyakit Tubercolosis alias TBC maupun HIV AIDS di Indonesia masih menjadi PR Be...

Article Image
Petani Bunga Sedap Malam di Kecamatan Rembang, Panen Raya

Dari dulu sampai sekarang, Kecamatan Rembang dikenal sebagai wilayah penghasil b...

Article Image
Pemkab Pasuruan Beri Apresiasi Para Jawara FLS3N, OSN dan O2SN Jenjang SD dan SMP

Raut wajah bahagia para pelajar SD dan SMP sederajat di Kabupaten Pasuruan pada...