Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

FDS di Kabupaten Pasuruan Sukses Entaskan 1200 KPM PKH

Gambar berita
02 Oktober 2018 (18:22)
Pelayanan Publik
3943x Dilihat
0 Komentar
admin

Program Family Development Session (FDS) di Kabupaten Pasuruan sukses mengentaskan 1200 KPM PKH (Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan).

Hadi Prayitno, Koordinator PKH pada Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan mengatakan, ke-1200 KPM sudah tak lagi mendapatkan bantuan PKH dari Pemerintah Pusat, lantaran sudah mengalami peningkatan status sosial dan perekonomian. Meningkatnya taraf perekonomian tersebut tak lepas dari kerja keras seluruh pendamping sosial PKH di Kabupaten Pasuruan yang mencapai 199 orang.

“Banyak penerima PKH yang membangun usaha, dan kemudian berkembang hingga tak membutuhkan lagi bantuan dari pemerintah. Karena kita ketahui bersama bahwa PKH ini hanya untuk masyarakat kurang mampu alias miskin yang masuk dalam basis data terpadu kemiskinan,” kata Hadi di sela-sela kesibukannya, Selasa (02/10/2018).

Selama menerima program PKH, para pendamping selalu memberikan 5 modul atau materi seputar pengasuhan anak, kesehatan dan gizi, peningkatan ekonomi keluarga, perlindungan anak, hingga penanganan difabel dan lansia (lanjut usia). Kata Hadi, sukses tidaknya para pendamping tergantung dari kinerja dan motivasi yang kuat untuk bisa meningkatkan kemampuan keluarga penerima manfaat supaya mandiri dan dinyatakan graduasi atau lulus dari program PKH.

“Kalau sudah graduasi, maka sudah bisa dinyatakan mandiri dan siap untuk tanda tangan keluar dari program PKH. Keberhasilan pendamping itu juga merupakan penilaian dari cara kerja atau kinerja setiap tahunnya,” imbuhnya.

Ditambahkan Hadi, untuk tahun 2018, total penerima program PKH mencapai 91.503 KPM, di mana masing-masing KPM menerima bantuan sebesar Rp 2 juta (apabila dalam keluarga terdapat lansia atau difabel), serta Rp 1,890 juta untuk komponen kesehatan (anak sekolah mulai dari SD-SMA sederajat, balita dan ibu hamil).

“Bantuan diberikan setiap 3 bulan sekali melalui rekening Bank BNI atas nama PKM,” singkatnya.

Sementara itu, Gunawan Wicaksono selaku Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan menegaskan bahwa pendamping merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan dan faktor penentu keberhasilan FDS. Sehingga diharapkan nantinya benar-benar dapat berjalan sebagaimana yang direncanakan.

“Dengan adanya FDS, saya berharap peran pendamping mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perubahan perilaku, sehingga bisa membawa peningkatan kesejahteraan sosial bagi para KPM dampingannya,” ungkapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri Seminar HUT IBI ke 75. Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Ajak Bidan Semangat Turunkan AKI, AKB dan Stunting

Ratusan bidan se-Kabupaten Pasuruan mengikuti seminar Kesehatan dalam rangka HU...

Article Image
Dibangun Sejak Zaman Belanda, Jembatan Penghubung Kecamatan Rejoso dan Lekok Akhirnya Diperbaiki

Puluhan tahun sejak zaman Belanda, Jembatan yang menjadi penghubung antar dua...

Article Image
Pujasera Jarwo di Desa Martopuro, Ditutup Sementara

Per Senin (29/6/2026), Pemerintah Kabupaten Pasuruan menutup sementara aktivita...

Article Image
Dukung Sasembada Pangan. Wabup Gus Shobih Pimpin Tanam Padi Serentak

Pemerintah Bersama DPD menggelar kegiatan tanam padi serentak semester II, Kamis...

Article Image
16 Tahun Menunggu. Ruas Jalan Bendungan–Rejosari Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bi...