Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto berharap, pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 yang sudah di depan mata akan berlangsung aman dan kondusif. Ungkapan bernada optimisme itu disampaikannya pada saat hadir dalam agenda "DPRD Kabupaten Pasuruan Bersholawat Bersama Majelis Ta'lim Wad Da'wah Ar-Riyadh".
Di hadapan ratusan jamaah yang memadati halaman Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Jl. Raya Raci Kecamatan Bangil, pria berkacamata yang merupakan tenaga pendidik Sekolah Pascarsarjana Universitas Airlangga tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat agar berpartisiapsi aktif dalam menyukseskan Pemilu dan Pilkada 2024. Khususnya pada masa kampanye, sebelum kemudian pelaksanaan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024.
"Mudah-mudahan Kabupaten Pasuruan dihindarkan dari segala bencana. Mohon doanya juga, pada tahun 2024 yang merupakan tahun politik, terutama pada masa kampanye dan pemungutan suara tanggal 14 Februari 2024, semuanya aman-aman saja," ujarnya didampingi Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan pada hari Sabtu (18/11/2023) malam.
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, Rois Suriah, Ketua PCNU, Ketua PD Muhammadiyah dan Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Kabupaten Pasuruan tersebut, Pj. Bupati Andriyanto juga mengapresiasi atas terselenggaranya acara "DPRD Kabupaten Pasuruan Bersholawat Bersama Majelis Ta'lim Wad Da'wah Ar-Riyadh". Sehingga, kegiatan bermunajat doa dapat memberikan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan. Selaras dengan tagline acara, "Istiqomah Meraih Cinta, Istiqomah Meraih Syafaat".
Sebelumnya, dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan menyampaikan tentang tujuan digelarnya agenda sholawat bersama. Sekaligus berharap, lantunan doa bersama ratusan jamaah dapat memberikan kesejukan batin bagi semuanya.
"Kegiatan malam ini diniatkan oleh DPRD Kabupaten Pasuruan bersama seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Juga bersholawat untuk Saudara-saudara muslim kita di Palestina," tuturnya. (Eka Maria)
Komentar