Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Hari Jadi Provinsi Jatim ke 76, Pemkab Pasuruan Santuni Yatim Piatu

Gambar berita
13 Oktober 2021 (10:20)
Umum
2628x Dilihat
0 Komentar
admin

Hari ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berulang tahun ke 76.  

Dalam rangka merayakannya, Pemkab Pasuruan mengikuti upacara secara virtual dari Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti, Rabu (13/10/2021) pagi.

Upacara tersebut dihadiri Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib), Ketua DPRD, Sudiono Fauzan; Kapolres Pasuruan, AKBP Erick Frendriz; Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman; Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Nyarman dan undangan lainnya.

Menariknya, para pejabat Pemkab Pasuruan mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda), para asisten, Kepala OPD hingga camat, kompak mengenakan "Isyana", pakaian khas Kabupaten Pasuruan.

Pemandangan seperti ini mengingatkan akan momen Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan yang jatuh setiap tanggal 18 September.

Menurut Sekda Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya, Pemprov Jatim meminta seluruh Kota/Kabupaten di Jatim untuk mengenakan pakaian khas daerah. Dari sinilah, Bupati Irsyad Yusuf mengintruksikan seluruh pejabat struktural untuk memakai pakaian Isyana.

"Memang berasa seperti Hari Jadi Kabupaten Pasuruan. Tapi sesuai amanat Gubernur Jatim bahwa semua daerah harus memakai pakaian khas masing-masing. Maka Pak Bupati meminta semua pejabat struktural untuk memakai Isyana," katanya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) dan anggota Forpimda Kabupaten Pasuruan lainnya, memberikan santunan dan tali asih kepada puluhan anak yatim piatu. Utamanya mereka-mereka yang telah ditinggal ayah atau ibu maupun kedua orang tuanya akibat Covid-19.

Dimas Maulana (9), salah satu penerima santunan asal Desa Asemkandang, Kecamatan Kraton mengaku harus kehilangan ayah tercintanya pada akhir tahun 2020 lalu karena virus Corona.

Kini, ia hidup bersama ibu dan 2 saudara kandungnya, dan berharap ada uluran tangan para dermawan yang ikhlas membantunya.

"Bapak meninggal tahun kemarin karena Corona. Sekarang saya tinggal sama ibu dan adik," ungkapnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...