Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Heboh Temuan Ikan Makarel Kalengan Bercacing, Pemkab Pasuruan Gandeng TNI POLRI Susuri Minimarket

Gambar berita: Heboh Temuan Ikan Makarel Kalengan Bercacing, Pemkab Pasuruan Gandeng TNI POLRI Susuri Minimarket

Pemerintah Kabupaten Pasuruan langsung tanggap terhadap temuan cacing Anikasis pada produk ikan makarel kaleng oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, beberapa waktu lalu.

Tepatnya Rabu (04/04/2018), Tim pengawasan makanan dan minuman Pemkab Pasuruan menggelar sidak gabungan untuk memantau peredaran makan ikan kaleng di wilayah Kabupaten Pasuruan. Tim gabungan ini terdiri dari Disperindag, Satpol PP, Bagian Perekonomian serta anggota Kodim 0819 Pasuruan dan Polres Pasuruan.

Dari pantauan di lapangan, para petugas tersebut menyisir satu per satu tempat-tempat penjualan produk ikan makarel di wilayah Bangil dan Pandaan. Sasarannya, bukan hanya pasar. Tetapi juga toko-toko modern di wilayah setempat.

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kabupaten Pasuruan, Gatot Sutanto mengutarakan, survey yang dilakukan kemarin, merupakan tindak pengawasan terhadap peredaran ikan kaleng makarel yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Karena menurut BPOM, makanan sarden makarel yang ditengari mengandung cacing, harus ditarik.

“Ada beberapa ikan sarden kaleng, yang harus ditarik. Penarikan tersebut, seiring petunjuk dari BPOM, lantaran indikasi adanya cacing di dalamnya. Kami sudah memiliki daftar, ikan kalengan yang perlu ditarik. Dan sekarang, kami menggelar survey ke lapangan,” kata Gatot.

Survey itu dilakukannya di sejumlah lokasi yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Tak hanya Bangil, tetapi juga di wilayah Pandaan. Dengan sasaran, toko waralaba serta pasar-pasar.

“Survey ini ditujukan untuk memastikan ada atau tidak, makanan makarel yang mengandung cacing. Kalau ada, tentunya kami lakukan penarikan,” sambung dia.

Dari survey yang dilakukan tersebut, pihaknya tidak menemukan makanan makarel yang dimaksud tersebut. Rata-rata pihak pedagang, tidak menjual.

“Kami belum menemukan ikan sarden dalam kemasan yang harus ditarik. Karena ternyata, himbauan penarikan oleh BPOM, sudah tersebar di swalayan-swalayan serta pasar di wilayah Bangil ini. Dan imbauan itu, dijalankan oleh pedagang,” bebernya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...