Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Hingga Hari Ini, Pemkab Pasuruan Sudah Layani 13 Ribu Rapid Antigen Gratis Untuk Kembalian Santri

Gambar berita
01 Juni 2021 (18:43)
Kesehatan
2298x Dilihat
0 Komentar
admin

Hingga hari ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan sudah memfasilitasi 13 ribu santri yang melakukan rapid antigen sebagai syarat kembali “mondok”.

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengatakan, 13 ribu santri ini bukan hanya mereka-mereka yang mondok di Pondok Pesantren (Ponpes) di wilayah Kabupaten Pasuruan saja. Melainkan juga warga Kabupaten Pasuruan yang “nyantri” di ponpes luar daerah.

“Bukan hanya para santri yang nyantri di Ponpes wilayah kita. Tapi juga warga kita yang mondok di luar Kabupaten Pasuruan,” kata Bupati Irsyad, di sela-sela kesibukannya, Selasa (01/06/2021).

Dijelaskan Bupati, layanan rapid antigen bagi para santri ini dilakukan di Puskesmas terdekat. Untuk mendapatkan layanan ini, santri hanya diminta menunjukkan identitas sebagai warga Pasuruan, dan keterangan dari pondok pesantren.

“Cukup bawa KTP-el dan keterangan sebagai santri pondok pesantren,” singkatnya.

Seperti diketahui, layanan rapid antigen gratis merupakan bagian dari langkah Pemkab Pasuruan dalam mengantisipasi terbentuknya cluster baru penyebaran Covid-19 dari kembalian santri. Kata Irsyad, dengan layanan rapid antigen gratis, setidaknya sudah membantu meringankan beban wali santri yang harus merogoh kocek demi bisa membeli alat rapid antigen.

“Setiap santri memiliki background yang tidak sama. Ada yang mampu, tapi pasti tidak sedikit yang pasti akan kesusahan kalau disuruh beli rapid antigen. Buat ongkos di pondok saja sudah berapa. Maka dari itu, setidaknya inilah yang bisa kami berikan agar santri bisa kembali mondok tanpa bingung biaya rapid,” terangnya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan, layanan rapid antigen gratis juga menjadi hak masyarakat. Saat ditanya perihal anggaran untuk pengadaan rapid antigen bagi santri, Irsyad menegaskan bahwa seluruhnya diambil dari APBD Kabupaten Pasuruan. Tepatnya dana penanganan Covid-19.

“Semuanya dari dana penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Yang pasti, layanan rapid ini sebagai bagian dari hak masyarakat yang harus kami penuhi,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah menambahkan, total rapid antigen yang telah disiapkan untuk para santri mencapai 40 ribu buah. Selain untuk kepentingan rapid antigen santri, stok rapid antigen ini juga digunakan untuk tracing apabila dicurigai ada santri yang dinyatakan Positif Covid-19.

“Kalau ada yang dinyatakan Positif dan langsung diisolasi mandiri. Tracing dan treatment langsung kita lakukan. Nah disinilah rapid antigen langsung dipakai,” ungkapnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gus Shobih Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori melantik sebanyak 11 orang pejabat administ...

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...

Article Image
Mas Rusdi Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan

Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu repot-repot ke luar daerah untu...

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...