Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Hujan Lebat. Masyarakat Dihimbau Waspadai Potensi Tanah Longsor

Gambar berita
22 Februari 2023 (02:55)
Lingkungan
3137x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Longsor kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan.

Setidaknya ada tiga rumah warga di Dusun Lumbang Boro Timur, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen yang tertimpa longsoran tanah, selasa (21/02/2023) sore kemarin.

Kapolsek Prigen, AKP Sugiyanto mengungkapkan, tanah longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Penyebabnya tak lain akibat hujan deras dengan intensitas tinggi selama berjam-jam hingga mengakibatkan pondasi tebing tanah di Dusun Lumbang Boro Timur, ambrol.

"Hujan deras disertai angin selama berjam-jam bisa menjadi penyebab terjadinya longsor," kata Sugiyanto melalui sambungan selulernya, Rabu (22/02/2023).

Dijelaskannya, ketinggian tanah longsor sekitar 7 meter dengan panjang kurang lebih 8 meter serta tebal 4 meter. Sedangkan untuk ketiga rumah warga terdampak diantaranya rumah Muridinata (48), Masmudi (45), dan Siamah (47).

Selain rumah warga, longsor juga membuat jebol tembok MTQ Al Amanah.

"Tembok MTQ Al Amanah jebol," singkatnya.

Meski begitu, Sugianto memastikan tidak ada korban jiwa dalam bencana tamah longsor ini. Hanya saja untuk kerugian material ditaksir mencapai Rp 50 juta.

 Ã¢â‚¬Å“Korban jiwa nihil. Kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp50 juta,” ucapnya.

Sementara itu, pasca kejadian, warga dengan dibantu jajaran Polsek Prigen, TNI, dan BPBD Kabupaten Pasuruan bahu-membahu membersihkan material longsoran.

Tebing longsoran juga dipasangi bambu penyangga dan terpal untuk mencegah terjadinya longsor susulan.

Di lain pihak, Pemkab Pasuruan melalui BPBD menghimbau masyarakat agar waspada dan hati-hati dengan potensib tanah longsor di musim penhujan seperti sekarang.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris menghimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan hati-hati saat hujan disertai angin kencang terjadi selama berjam-jam. Terutama warga yang tinggal di lereng pegunungan.

"Apalagi musim hujannya sedang memasuki puncak. Jadi deras nya ya di bulan ini. Jadi harus waspada dan hati-hati," himbaunya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cari Solusi Konflik Agraria 10 Desa di Kecamatan Lekok dan Nguling, Mas Bupati Rusdi Beraudiensi Dengan DPR RI

Untuk mencari solusi terbaik terkait permasalahan agraria yang melibatkan 10 Des...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...