Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Isoter Kecamatan Mulai Diisi 19 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala

Gambar berita
27 Februari 2022 (18:55)
Kesehatan
2327x Dilihat
0 Komentar
admin

Sejak dua hari lalu, isoter (isolasi terpusat) kecamatan sebagai tempat karantina warga yang terpapar covid-19 di Kabupaten Pasuruan, sudah mulai terisi.

Dari catatan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, setidaknya sudah ada 19 orang yang menempati isoter kecamatan. 

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, kesembilan belas orang yang menempati isoter tersebar di beberapa kecamatan. Yakni di isoter kecamatan kraton dan pandaan masing-masing sebanyak 6 orang, isoter wonorejo dan pohjentrek masing-masing 2 orang, isoter tutur 1 orang dan isoter grati dua orang.

"Sudah ada 19 orang yang kami pindah di isoter kecamatan. Mereka tersebar di 5 kecamatan seperti pandaan, wonorejo, pohjentrek, kraton, tutur dan grati," kata Anang saat dihubungi via telepon, minggu (26/02/2022) sore.

Belasan warga yang menempati isoter kecamatan adalah mereka-mereka yang kondisi rumahnya tidak memenuhi persyaratan. Utamanya saat mereka menawarkan diri untuk menjalani isolasi mandiri. 

Kata Anang, apabila secara klinis dan syarat rumah tidak memenuhi syarat, maka mau tidak mau warga akan dipindah ke isoter kecamatan. 

Selama di sana dalam kurun waktu 7-10 hari, warga akan diberi makan tiga kali sehari plus vitamin sebagai penunjang kesehatan plus fasilitas wifi dan televisi agar mereka tidak bosan selama menjalani karantina.

Tak hanya itu, mereka akan dibantu oleh dua orang tenaga kesehatan dari puskesmas kecamatan serta dijaga oleh petugas keamanan.

"Kami berikan makan tiga kali sehari. Ada dispenser untuk minumnya. Plus wifi dan televisi supaya tidak bosan. Dan kami stand by khan 2 orang tenaga kesehatan dan petugas keamanan yang juga berjaga di sekitar isoter," jelasnya.

Lebih lanjut pria yang juga menjabat Sekda Kabupaten Pasuruan ini menegaskan bahwa selain secara klinis dan rumah tidak memenuhi syarat, keberadaan isoter kecamatan disebabkan oleh penuhnya tempat karantina terpusat seperti BLK Rejoso, SKB Pandaan dan Permata Biru.

"Karena di SKB dan BLK juga sudah penuh, maka keberadaan isoter kecamatan ini sungguh sangat membantu," singkatnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...

Article Image
Mas Rusdi Resmikan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pasuruan

Warga Kota dan Kabupaten Pasuruan kini tak perlu repot-repot ke luar daerah untu...

Article Image
Kebun Raya Purwodadi Miliki Koleksi Tanaman Biji-Bijian Terlengkap se-Indonesia

Bersantai sambil menikmati sejuknya udara dari pepohonan yang rimbun plus mend...

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...