Sehari jelang Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1091, Pemkab Pasuruan menggelar Istighosah Kubro dan tahlil, Kamis (18/09/2020) malam.
Istighosah tersebut dihadiri oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf; Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron; Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman; Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Arh Burhan Fadjari Arfian; Rois Surya PCNU Kabupaten Pasuruan; KH Muzakki Birrul Alim; Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin; Ketua DPRD, Sudiono Fauzan; Ketua MUI Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda, dan undangan lainnya.
Dari pantauan di lapangan, Istighosah Kubro dilaksanakan melalui Video Conference.
Dalam sambutannya, Bupati Irsyad mengatakan, tujuan digelarnya Istighosah secara daring (dalam jaringan) adalah sebagai bagian dari protokol kesehatan, di mana meminimalisir adanya kerumunan. Meski begitu, Istighosah ini semata-mata bertujuan untuk meningkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Alah SWT. Serta mendoakan para masyayikh, alim ulama, dan para mantan Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan yang masih ada, agar diberi kesehatan dan keselamatan di masa Pandemi Covid-19.
“Kita tetap memakai protokol kesehatan. Semua yang hadir wajib memakai masker dan dalam kondisi sehat,” singkatnya.
Dijelaskan Irsyad, peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan tahun ini diperingati dengan cara yang sederhana, lantaran masih berada dalam situasi Pandemi Covid-19.
“Kalau biasanya kita selalu mengagendakan banyak acara untuk menyemarakkan, maka untuk tahun ini kita ganti dengan Istighosah dan tahlil. Memohon doa kepada Alah SWT agar [andemi ini segera berakhir,” katanya.
Meski terbilang sederhana, Irsyad menegaskan bahwa dengan adanya istighosah, justru tidak mengurangi kekhidmatan dan cara untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Pasuruan. Terlebih Tema Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1091 adalah “Mewujudkan Keluarga Berdaya Lawan Covid-19” , maka Irsyad mengajak seluruh masyarakat untuk bisa menjadikan keluarga semakin tangguh, kuat dan berdaya dalam memerangi Virus Corona.
“Saya berharap setiap keluarga semakin berdaya dalam melawan Covid-19. Memiliki kemampuan yang cukup dalam menghadapi apapun. Termasuk kemungkinan terburuk dari wabah virus corona ini,” ungkapnya. (emil)
Komentar